Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Suhu Panas di Mina Hampir 50 Derajat, Jamaah Risti dan Lansia Diimbau Badal Lontar Jumrah

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Senin, 17 Juni 2024 |18:28 WIB
Suhu Panas di Mina Hampir 50 Derajat, Jamaah Risti dan Lansia Diimbau Badal Lontar Jumrah
Puncak Haji 2024 (Foto: MCH 2024)
A
A
A

MINA - Fase mabit (menginap) di Mina telah memasuki hari kedua. Jamaah haji Indonesia secara bergelombang melakukan lontar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah pada hari Tasyrik.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau jemaah haji yang dalam kondisi tidak memungkinkan melakukan perjalanan ke jamarat untuk tidak memaksakan diri. Lontar jumrah bisa dibadalkan.

“Jemaah haji dengan risiko tinggi (risti), lanjut usia, disabilitas, serta jemaah yang sedang kurang sehat dan mengalami kelelahan diimbau untuk mengurangi aktifitas di luar tenda Mina,” tegas Kepala Daerah Kerja Makkah yang juga Ketua Satuan Tugas Mina, Khalilurrahman, di Mina, Senin (17/6/2024).

Menurut Khalilurrahman, suhu di Mina juga sangat panas, di atas 40 derajat Celsius. Sementara perjalanan dari tenda Mina ke Jamarat juga lumayan jauh, jaraknya sekitar 4 km untuk sekali jalan.

“Jamaah dapat mewakilkan/membadalkan pelaksanaan lempar jumrah kepada jemaah lain atau petugas,” sambungnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement