Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sholat Dhuha Berapa Rakaat? Ini Dalil dan Tata Caranya Lengkap

Rahman Asmardika , Jurnalis-Minggu, 11 Januari 2026 |13:44 WIB
Sholat Dhuha Berapa Rakaat? Ini Dalil dan Tata Caranya Lengkap
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Sholat Dhuha merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Sholat Dhuha dilaksanakan pada waktu pagi hari setelah matahari terbit dan memiliki keutamaan-keutamaan besar yang telah dijelaskan Rasulullah SAW melalui berbagai hadis sahih.

Berapa Rakaat Sholat Dhuha?

Jumlah rakaat sholat Dhuha bersifat fleksibel tergantung kemampuan masing-masing. Secara umum, sholat ini dapat dilakukan dengan jumlah minimal dua rakaat dan maksimal hingga dua belas rakaat, dengan setiap dua rakaat diakhiri dengan salam. Para ulama berpendapat bahwa jumlah rakaat yang paling sering dipraktikkan adalah dua rakaat, empat rakaat, enam rakaat, dan delapan rakaat.

Menurut mayoritas ulama mazhab Syafi'i, jumlah maksimal yang sempurna adalah delapan rakaat. Namun, sebagian ulama lain seperti Imam ar-Rafi'i dan ar-Ruyani berpendapat bahwa maksimal adalah dua belas rakaat.

Dalil dari Quran dan Hadis

Dalil Quran

Allah SWT berfirman dalam Surah Ad-Dhuha ayat 1-2:

وَالضُّحٰىۙ ١ وَاللَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ ٢

Wa ad-dhuha wa al-laili idza saga

Artinya: "Demi waktu dhuha dan demi malam apabila telah sunyi"

Ayat ini menunjukkan keutamaan waktu dhuha sebagai waktu yang dipilih Allah untuk menurunkan ayat sebagai sumpah, yang mengindikasikan pentingnya waktu ini untuk beribadah.

 

Dalil Hadis

Hadis Abu Dzar (2 Rakaat)

Hadis yang paling populer tentang sholat Dhuha minimal dua rakaat adalah hadis dari Abu Dzar radhiallahu 'anhu:

عَنْ أَبِي ذَرٍّ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ، فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ، وَكُلُّ تَكْبِيرَةٌ صَدَقَةٌ، وَأَمْرٌ بِمَعْرُوفٍ صَدَقَةٌ، وَنَهْيٌ عَنْ مُنْكَرٍ صَدَقَةٌ، وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَا الضُّحَى

Artinya: "Ada sedekah yang harus dikeluarkan atas setiap ruas tulang seseorang pada pagi hari. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kebaikan adalah sedekah, dan mencegah kemungkaran adalah sedekah. Semua itu dapat dicukupi dengan dua rakaat shalat Dhuha." (HR Muslim)

Hadis Aisyah (4 Rakaat)

Dari Aisyah radhiallahu 'anha: "Rasulullah shalat Dhuha empat rakaat, dan setelah itu beliau menambah sesuai yang dikehendaki." (HR Muslim)

Hadis Ummu Hani (8 Rakaat)

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ بَيْتَ أُمِّ هَانِئٍ، فَصَلَّى ثَمَانِ رَكَعَاتٍ، يُسَلِّمُ مِنْ كُلِّ رَكْعَتَيْنِ

Artinya: "Nabi SAW memasuki rumah Ummu Hani', kemudian beliau melakukan shalat Dhuha delapan rakaat, dan beliau salam setiap dua rakaat." (HR Abu Dawud)

 

Tata Cara Sholat Dhuha Lengkap

  • Niat:

Niat cukup disimpan dalam hati tanpa perlu dilafalkan. Namun, jika ingin dilafalkan, niat untuk dua rakaat adalah:

"Ushalli sunnatadh dhuhaa rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa'an lillahi ta'aalaa"

Artinya: "Saya berniat mengerjakan sholat sunnah Dhuha dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."

  • Tata Cara Pelaksanaan:
  • Takbiratul Ihram - Berdiri menghadap kiblat dan mengucapkan "Allahu Akbar" sambil mengangkat kedua tangan
  • Doa Iftitah (sunnah) - Membaca pembukaan doa (opsional)
  • Al-Fatihah - Membaca Surah Al-Fatihah
  • Surat Pendek - Membaca surah pendek seperti Surah As-Syams atau Ad-Dhuha
  • Ruku' - Membungkuk sambil membaca "Subhana Rabbiyal Adzim"
  • I'tidal - Bangkit dari ruku' sambil membaca "Sami'allahu liman hamidah, Robbana lakal hamdu"
  • Sujud Pertama - Melakukan sujud dengan membaca "Subhana Rabbiyal A'la"
     
  • Duduk Antara Dua Sujud - Membaca doa istighfar
  • Sujud Kedua - Melakukan sujud kedua sama seperti sujud pertama
  • Rakaat Kedua - Mengulangi langkah 3-9 untuk rakaat kedua
  • Tasyahud Akhir - Duduk dan membaca tasyahud setelah sujud kedua rakaat terakhir
  • Salam - Mengucapkan "Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh" ke kanan dan ke kiri

Waktu pelaksanaan sholat Dhuha dimulai sekitar 15 menit setelah matahari terbit dan berakhir sebelum waktu zuhur, dengan waktu yang paling utama adalah ketika matahari sudah mulai panas (sekitar pukul 9 pagi).

(Rahman Asmardika)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement