Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wajah Baru Masjidil Haram usai Perluasan Ketiga: Kapasitas Jemaah Bertambah, Akses Makin Mudah

Zen Teguh , Jurnalis-Senin, 25 Mei 2026 |19:33 WIB
Wajah Baru Masjidil Haram usai Perluasan Ketiga: Kapasitas Jemaah Bertambah, Akses Makin Mudah
Wajah Baru Masjidil Haram usai Perluasan
A
A
A

MAKKAH – Daya tampung dan layanan jemaah Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi meningkat pesat. Penambahan ini seiring makin rampungnya megaproyek perluasan ketiga yang dimulai sejak 2011 silam.

Perluasan ketiga merupakan yang terbesar sepanjang sejarah dalam hal luas dan kapasitas masjid. Bukan hanya area salat, namun juga akses menuju masjid serta berbagai fasilitas pendukung yang modern dan canggih. 

Menurut Otoritas Saudi, proyek raksasa tersebut dimulai sejak masa Pemerintahan Raja Abdullah Bin Abdulaziz Al Saud (2011) dan dilanjutkan di era Raja Salman Bin Abdul Aziz Al Saud sejak 2015.

Pengembangan mencakup pembangunan gedung utama baru, pelataran, terowongan pejalan kaki, fasilitas layanan, hingga pengembangan jalan lingkar di sekitar kawasan masjid.

“Perluasan ini mencakup beberapa fasilitas, seperti bangunan utama di sisi utara Masjidil Haram, perluasan al-Masa'a, Mataf, halaman luar; pembangunan gedung-gedung pelayanan,” kata salah satu juru bicara proyek perluasan Masjidil Haram saat memberikan keterangan kepada jurnalis dari berbagai negara, Minggu (25/5/2026).

Pantauan Okezone—bagian dari iNews Media Group--pekerjaan konstruksi kecil dilakukan pada beberapa bagian. Pada bangunan yang telah selesai, terlihat megah dan kokoh.

Yang pasti, dengan semakin rampungnya megaproyek ini, tak terlihat lagi crane-crane menjulang tinggi yang selama ini menjadi pemandangan di sekitar Masjidil Haram. Perluasan juga mencakup tiga gerbang dengan dua pintu bercorak warna hijau yang ternyata dioperasikan lewat kendali jarak jauh.

Tampak pula dua helipad pada atap dua bangunan berbeda, yang salah satunya merupakan rumah sakit. Keberadaan fasilitas ini memungkinkan akses makin cepat untuk kepentingan gawat darurat dan lainnya.

Proyek perluasan ketiga ini menjadikan luas Masjidil Haram hingga sekitar 1,5 juta meter persegi. Area salat bertambah 390.000 meter persegi sehingga kini menjadi lebih dari 912.000 meter persegi.

Sekarang ini daya tampung Masjidil Haram berkisar 2-3 juta jemaah per hari. Diperkirakan perluasan ini akan mampu meningkatkan kapasitas hingga 5 juta jemaah.

 

Pemerintah Saudi menegaskan proyek ini menjadi bagian utama dari rencana operasional untuk memberikan layanan terbaik untuk jemaah. Pengembangan ini juga sejalan dengan Visi Saudi 2030.

Untuk diketahui Visi Saudi 2030 bertujuan untuk mengurangi ketergantungan Arab Saudi pada minyak, mendiversifikasi ekonomi, dan mengembangkan sektor layanan publik seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, rekreasi, dan pariwisata.

“Ini jelas sebuah kebanggaan. Saya rasa, jemaah juga semakin banyak pilihan tempat untuk beribadah karena ruang Masjidil Haram semakin lebar,” ucap Mohammed Zaheer, muslim asal India yang ditemui usai Salat Isya di Masjidil Haram.

(Fahmi Firdaus )

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement