26. QS. Asy-Syu'ara' (Penyair)

Makkiyyah - 227 Ayat
201
لَا يُؤۡمِنُوۡنَ بِهٖ حَتّٰى يَرَوُا الۡعَذَابَ الۡاَلِيۡمَۙ‏
Laa yu'minoona bihee hattaa yarawul 'azaabal aleem
mereka tidak akan beriman kepadanya, hingga mereka melihat azab yang pedih,
Tafsir
Ayat ini menerangkan bahwa Allah telah memasukkan ke dalam hati orang-orang musyrik Mekah yang ingkar itu kemampuan untuk memahami ayat-ayat Al-Qur'an dan merasakan keindahan gaya bahasanya. Dengan demikian, mereka yakin bahwa Al-Qur'an itu datang dari Tuhan, bukan buatan manusia. Akan tetapi, mereka mengingkari Al-Qur'an itu, dan mendustakan nabi yang membawanya. Keingkaran mereka itu semakin kuat, tidak tergoyahkan oleh apa pun. Nafsu mengingkari Nabi dan menantangnya itu menyebabkan mereka melakukan perbuatan dosa, dan mereka hanya akan berhenti apabila azab itu telah menimpa mereka. Pada ayat yang lain Allah berfirman:

Dan mereka mengingkarinya karena kezaliman dan kesombongannya, padahal hati mereka meyakini (kebenaran)nya. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat kerusakan. (an-Naml/27: 14).
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya