Jamaah Haji Dapat Menu Makan Istimewa di Bandara Jeddah

Hantoro, Jurnalis
Selasa 24 Juli 2018 11:39 WIB
Menu makanan jamaah haji di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. (Foto: Kemenag RI)
Share :

JEDDAH – Jamaah haji akan menerima makan satu kali saat berada di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi. Bagi jamaah gelombang II akan mendapat menu katering istimewa itu saat kedatangan. Sedang jamaah gelombang I menerima konsumsi di Bandara Jeddah saat pemulangan.

Menunya cukup istimewa. Seperti apa proses pengolahan dan dapur kateringnya? Berikut ini laporannya.

Penyedia konsumsi jamaah di Bandara Jeddah dilakukan oleh dua katering: Fahad Esam Bobsait dan Al Musbah. Keduanya berada di dalam Terminal Haji Bandara Jeddah.

Saat dilakukan visitasi oleh Kadaker Airport Arsyad Hidayat dan Kepala Seksi Katering Sukaidi, kedua dapur tersebut dinyatakan telah siap.

Arsyad memeriksa seluruh peralatan masak, bahan baku, tempat penyimpanan, dan tempat pengemasan.

"Peralatannya cukup modern. Ada enam penggorengan besar khusus melayani katering Indonesia," katanya saat berada di dapur katering Al Musbah, Senin 23 Juli 2018 siang.

Ia juga bertanya-tanya ke juru masak katering Al Musbah. Teknik pengolahan, pengemasan, dan diatribusi menu juga menjadi pembahasan hangat antara Arsyad dengan pengelola katering.

"Mereka menyediakan 12 juru masak asli Indonesia yang dibagi dalam dua shift," terangnya.

Mengenai proses penggorengan ayam goreng, lanjut Arsyad, menggunakan minyak yang hanya akan dipakai maksimal lima kali.

"Tadi dijelaskan bahwa minyak rutin diganti. Proses gorengnya sekali goreng mampu 300 porsi," ujar dia.

Saat berada di dapur katering Al Musbah memang tampak alat-alat masak cukup canggih dan bersih. Terlihat penggorengan modern dilengkapi timer 12 skala berjajar di meja. Salah satu juru masak juga selalu mengukur suhu minyak tetap optimum agar hasilnya bagus.

Setiap satu paket menu berisi nasi 400 gram, sayur, ayam goreng, apel, puding, dan air mineral dua botol masing-masing 330 mililiter. Menunya juga dilengkapi dengan saus cabai, sendok, garpu, pisau plastik, tisu kering, dan tisu wangi.

Siang itu rombongan Daker Airport juga berkesempatan mencoba menu makanan jamaah haji. Menurut Arsyad, rasa dan tekstur masakan cocok dengan citarasa masyarakat Indonesia.

Pengemasannya juga akan langsung dimasukkan ke tempat khusus untuk menjaga kebersihan dan suhu makanan. Setiap hari katering pun harus mengirimkan sampel ke Daker.

Dapur katering Al Musbah juga menyediakan mobil golf yang telah dimodifikasi. Di bagian belakang dibuat bak baja layaknya mobil pikap. Mobil ini mampu mengangkut menu untuk jamaah dua kloter sekali jalan.

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya