Malu Minta Diselamatkan Allah, Nabi Yunus Hanya Bertasbih di Mulut Paus

Novie Fauziah, Jurnalis
Senin 28 Oktober 2019 04:50 WIB
Ilustrasi ikan paus (Foto: Pixabay)
Share :

Nabi Yunus tidak minta selamat karena malu merasa punya salah, cukup memuji saja kebesaran Allah. Dengan pujian tasbih seperti itu, Allah Maha Mendengar dan mengerti keinginannya. Ikan paus itu lalu berenang ke tepi lautan lalu beliau dimuntahkan ke dekat pantai kemudian selamat.

Falaulâ annahû min al-musabbiḥīn, andai Nabi Yunus itu tidak bertasbih, lalabiśa fī bațnihī ilâ yaumi yub´aśûn, maka ikan itu akan menelan masuk dan hancur di situ seterusnya. Ini menunjukkan betapa sentuhan-sentuhan tasbih itu bisa didengar oleh Allah. Sebab memang sebelumnya manusia itu disentuh diberi peranti-peranti mendengar.

Subḥânallâh, barangkali contoh ini terlalu besar. Terlalu teologis karena pelakunya adalah seorang nabi. Saat krisis seperti itu maka umat manusia diwajibkan menghubungi Allah dengan cara bertasbih memuliakan kebesaran-Nya. (DRM)

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya