"Jangan sampai tergiur dengan ajakan dan gerakan yang melemahkan keislaman dan keindonesiaan kita," pungkasnya.
Sementara itu, Hari Santri 2019 bersama anggota Muslimat NU Kabupaten Sukoharjo juga dihadiri oleh Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Sekretaris Ditjen Bimas Islam Tarmizi Tohor, Kakanwil Kemenag Jateng Farhani, Rektor IAIN Surakarta Mudofir, dan sejumlah ulama setempat..
(Dyah Ratna Meta Novia)