“Dengan demikian, makna penting yang lain dari pesan ‘Jangan jauh-jauh dari pesantren kalau ente mau hidup barokah...,’ artinya adalah agar kita senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai ketakwaan agar hidup kita terhindar dari segala perbuatan dosa yang menjerumuskan ke dalam neraka,” jelas Mawardi.
Seperti diketahui Kiai Abdurrahman Nawi dilahirkan di di Tebet Melayu besar Jakarta Selatan pada Jumat bulan Safar 1354 H bertepatan dengan tahun 1933 M. Ayahnya bernama H Nawi bin Su’id. Sedangkan ibunya bernama ‘Ainin binti Rudin.
(Dyah Ratna Meta Novia)