KELUARGA besar Pondok Pesantren Lirboyo sedang berduka. Mereka kehilangan panutannya, ulama kharismatik KH Maftuh Basthul Birri yang berpulang ke Rahmatullah pada Rabu 4 Desember 2019.
Lalu seperti apa sebenarnya sosok ulama yang dikagumi ini? KH. Maftuh Basthul Birri lahir pada 1948 M di Desa Karangwuluh, Kecamatan. Kutoarjo, Kabupaten Purworejo , Jawa Tengah. Tidak diketahui secara pasti tanggal dan bulan kelahirannya.
Purworejo, wilayah kediaman Maftuh Bahtsul Birri dan sekitarnya adalah daerah yang minus secara ekonomi. Masyarakatnya hanya mengandalkan hidup dari bertani padi di sawah, kecuali hanya sedikit yang menekuni pekerjaan lainnya. Dengan keadaan seperti itu, maka orangnya banyak yang merantau ke Pulau Sumatra dan Jakarta.
Kisaran mulai 1961, Maftuh Basthul Birri mondok di Pesantren Krapyak Yogyakarta. Ia ikut Kiai Nawawi tujuh tahun lamanya, mulai belajar di rumah Kutoarjo sampai mondok di Pesantren Krapyak, selesai.
Kiai Nawawi-lah yang jadi permulaan permulaan ngaji Maftuh Basthul Birri sehingga ia mendapat ilmu hafal Alquran, ilmu-ilmu agama, ilmu khoth (tulis Arab indah), dan lain sebagainya termasuk yang terakhir mengaji Qiro-at Sab’ sampai khatam.