Nabi Ilyas AS pun berdoa kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang besar sehingga negeri mereka subur makmur. Allah mengabulkan doa Nabi Ilyas. Tanah pertanian kembali seperti semula dan suasana tentram seperti sedia kala.
Bukannya bertaubat dan mengikuti ajaran Allah SWT yang disampaikan Nabi Ilyas AS, para kaum pendusta itu malah berbuat kedurhakaan. Mereka kembali memuja berhala dan melupakan Nabi Ilyas. Mereka mengingkari janji.
Mengetahui hal itu, Allah SWT langsung memberi azab yang teramat dahsyat dengan memberikan gempa bumi yang besar sehingga mereka mati bergelimpangan. Sedangkan Nabi Ilyas AS dan pengikutinya diselamatkan Allah SWT dari azab tersebut.
(Dewi Kurniasari)