JAKARTA- Berbakti dan berdoa untuk orangtua, ayah dan ibu adalah kewajiban seorang anak. Apapun kondisi orangtua, sikap berbakti anak kepada orangtua mutlak dilakukan tapa pengecualian.
Ustaz Ahmad Zainuddin Al Banjary dalam pesan di Instagramnya@ahmadzainuddinalbanjary dikutip Selasa (22/12/2020) menuliskan: Berbakti kepada kedua orangtua wajib mutlkan tanpa pengecualian meksi orangtua kita zalim, sombong, munafik.
Baca Juga: Nikmati Murrotal Al-Qur'an Hanya di Okezone.com
Karena Allah di dalam Alquran memerintahkan agar berbakti dan tanpa pengeculian, bagaimanapun keadaan orangtua.
Allah SWT berfirman:
"Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. QS. Al Isra: 23.
Baca Juga: Hati-Hati Ucapan Baik Terselubung Nifaq
"Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil". (QS. Al Isra: 24).
Namun Ustaz Ahmad Zainuddin Al Banjary mengingatkan hanya saja haram taat dalam kemaksiatan.
Allah SWT berfirman:
Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. (QS. Luqman:15)
Dia juga tegaskan mengingatkan letakkan semua di atas dali syar'i. Orangtua haram menzalimi anak. Semetara anak wajib berbakti kepada orangtua.
(Vitrianda Hilba Siregar)