Mengeraskan Bacaan saat Sholat Zuhur dan Ashar, Bagaimana Hukumnya?

Ahmad Haidir, Jurnalis
Kamis 26 Agustus 2021 19:37 WIB
Ilustrasi sholat berjamaah. (Foto: Arif Julianto/Okezone)
Share :

SAAT berada di masjid atau mushola umum seperti di mal dan sebagainya, orang akan mendengar adanya bacaan surat yang dikeraskan oleh imam untuk memandu jalannya sholat berjamaah. Biasanya hal tersebut dapat dijumpai saat waktu pelaksanaan sholat Subuh, Maghrib, dan Isya. Sementara di waktu Sholat Zuhur dan Ashar, bakal menjumpai suasana yang hening.

Mengapa demikian? Lalu bagaimana apabila terdapat kejadian yang terbalik, semisal mengeraskan bacaan di waktu Sholat Zuhur dan memelankannya saat melaksanakan Sholat Isya berjamaah?

Baca juga: Niat dan Tata Cara Sholat Istikharah untuk Memilih Jodoh Terbaik 

Sholat Sirriyah dan Jahriyyah

Dikutip dari laman resmi Nahdlatul Ulama (NU), Kamis (26/8/2021), perihal mengeraskan bacaan surah Alquran saat melangsungkan sholat jamaah, terlebih dahulu perlu diketahui bahwasanya secara umum hal itu dibagi ke dua kategori, yaitu sholat sirriyah dan jahriyyah.

Sholat sirriyah adalah sholat yang bacaan Alquran-nya dianjurkan untuk dibaca pelan, itu berarti Sholat Zuhur dan Ashar masuk kategori sholat sirriyah ini. Sedangkan sholat lainnya yaitu Subuh, Maghrib, dan Isya tergolong sebagai sholat jahriyyah, yakni sholat yang dianjurkan mengeraskan bacaan Alquran yang ada dalam sholat tersebut.

Landasan dan Hukum Pelaksanaan

Adapun pedoman yang menjadi pelaksanaan antara sholat sirriyah maupun jahriyyah dilandaskan pada apa yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis:

صَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِي أُصَلِّي

Artinya: "Sholatlah kalian sebagaimana kalian melihatku sholat." (HR Bukhari)

Baca juga: Bolehkah Muazin Merangkap Jadi Imam Sholat Berjamaah? 

Dalam melaksanakan sholat, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam mengeraskan bacaan sholatnya dalam Sholat Fajar (Subuh) dan pada dua rakaat pertama Sholat Maghrib dan Isya, beliau melirihkan bacaan pada rakaat sisanya.

Perihal mengapa Sholat Zuhur dan Ashar dikategorikan kedalam sholat sirriyah, hal ini karena alkisah sebelumnya Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam pernah memimpin sholat bersama sahabatnya dengan mengeraskan bacaan surah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya