Baca juga: Isra Miraj: Kenapa Allah Bersedia Kurangi Jumlah Sholat dari 50 ke 5 Waktu? Ini Jawabannya
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ اللّٰهُمَّ إِنِّيْ أُسَمِّيْ مَا فِيْ بَطْنِهَا مُحَمَّدًا فَاجْعَلْهُ لِيْ ذَكَرًا فَإِنَّهُ يُولَدُ ذَكَرًا إنْ شَاءَ اللّٰهُ تَعَالَى
Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma inni usammi ma fi bathniha Muhammadan faj'alhu li dzakaran fainnahu yuladu dzakaran insya Allahu ta'ala.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku akan menamai apa yang ada di dalam kandungannya dengan nama Muhammad, maka jadikanlah ia anak laki-laki bagiku, karena Muhammad dilahirkan sebagai seorang laki-laki, insya Allah." (Sulaiman bin Muhammad Al-Bujairami, Tuhfatul Habib 'ala Syarhil Khathib, (Beirut: Darul Kutub Al-Ilmiyah, 1996), juz I, halaman 520)
Wallahu a'lam bissawab.
(Hantoro)