Mak Isah memiliki anak yang bekerja sebagai agen gas LPG. Anaknya tersebut juga merasa khawatir jika meninggalkan ibunya yang sudah tua di Garut.
"Meski emak sehat, tapi saya tetep khawatir karena bagaimanapun juga emak udah tua harus ada yang jagain. Saya nekat aja bawa emak ke sini, meski ya, keadaannya kaya gini, yang penting emak bisa saya urus, bisa saya kontrol," ujar anaknya.
Baca juga: 3 Doa Halal Bihalal yang Mudah Diingat
Mak Isah terlihat terkejut saat PPPA Daarul Qur'an Bandung menyerahkan bingkisan Ramadan kepadanya. Senyum manis Mak Isah tak henti merekah ketika ia menerima bingkisan tersebut. Sesekali ia menutup wajahnya sebagai tanda bahagia telah mendapat bingkisan.
Wallahu a'lam bishawab.
(Hantoro)