Nabi Shallallahu alaihi wassallam berkata kepadanya, "Apa yang aku katakan tadi?"
Ummu Kultsum mengulangi, "Suamiku termasuk di antara orang-orang yang mencintai Allah dan Rasul-Nya dan dicintai Allah dan Rasul-Nya."
Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda, "Iya. Aku tambahkan, engkau akan masuk surga dan engkau melihat kedudukannya. Tidak seorang pun dari sahabatku yang kedudukannya lebih tinggi darinya."
Ummu Kultsum wafat pada bulan Syakban tahun 9 Hijriah/630 Masehi ketika Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam masih hidup. Jenazah Ummu Kultsum dimandikan oleh Asma binti Umays bersama Shafiyyah binti Abdil Muthallib dan disaksikan pula Ummu 'Athiyyah al-Anshariyah.
Ali bin Abi Thalib, Fadhl bin 'Abbas bin Abdil Muthalib, dan Usamah bin Zaid turun ke liang lahad kuburnya dan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam sendiri yang memimpin sholat serta duduk di atas kuburannya, sementara air matanya berlinang.
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)