Dirinya mengimbuhkan, akan tetapi pendalilan dengan lafadz ini lemah, karena doa itu mencakup doa ibadah dan doa memohon. Dan tahiyat terdiri dari dua macam doa tadi, sehingga tidak bisa dikatakan bahwa yang dimaksud doa dalam hadits tersebut adalah doa memohon saja karena tidak ada dalil yang mengkhususkannya.
"Kesimpulannya, tidak ada satu pun dalil yang menunjukkan bahwa isyarat dengan telunjuk dimulai saat ucapan 'Asyhadu...' dan seterusnya," pungkas Ustadz Badrusalam.
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)