Hukum Bacaan Mad Jaiz Munfasil Beserta Contohnya di Surat-Surat Alquran

Muhammad Maulana Riziq, Jurnalis
Jum'at 06 Oktober 2023 17:06 WIB
Ilustrasi hukum bacaan mad jaiz munfasil di Alquran. (Foto: Freepik)
Share :

HUKUM bacaan mad jaiz munfasil bisa diketahui dalam artikel kali ini. Diketahui bahwa membaca ayat-ayat suci Alquran harus sesuai ilmu tajwid agar baik dan benar serta tidak mengubah makna. Contohnya mengetahui hukum bacaan mad jaiz munfasil.

Sebagaimana telah Okezone himpun, sebelum masuk pengertian mad jaiz munfasil, perlu diketahui tentang hukum bacaan mad. Arti mad secara bahasa adalah memanjangkan atau tambah. Kata ini diambil dari bahasa Arab al-mad (المد).

Arti hukum bacaan mad adalah memanjangkan suara dengan suatu huruf di antara huruf-huruf mad atau lain (layyin) ketika bertemu dengan hamzah (ء) atau sukun (ه) karena adanya sebab.

Hukum bacaan mad terbagi menjadi dua, di antaranya mad thabii yang artinya dibaca panjang dua harakat (dua ketukan) jika huruf mad tidak bertemu dengan huruf mati/sukun (ه) dan hamzah (ء). 

Sementara mad far'i adalah cabang dari mad thabii atau mad thabii yang sudah berubah cara dibacanya karena beberapa sebab. Salah satu sebabnya adalah mad jaiz munfasil.

Mad jaiz munfasil merupakan 1 dari 13 bagian hukum mad fari dalam ilmu tajwid. Secara etimologi, mad berarti panjang, jaiz artinya boleh; sementara munfasil adalah terpisah atau di luar kata.

Hukum bacaan mad jaiz munfasil sama dengan mad wajib muttashil, yakni dipanjangkan menjadi dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan 4 sampai 5 harakat (ketukan).

Dalam ilmu tajwid, mad yaitu memperpanjang (memanjangkan) bacaan pada saat bertemunya dengan huruf-huruf hijaiah yang termasuk ke hukum mad. 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya