Doa Meninggalkan Kota Madinah
Dilansir nu.or.id, Wakil Sekretaris LBM PBNU Alhafiz Kurniawan memberitahukan bacaan doa yang bisa dibaca ketika meninggalkan Kota Madinah, yaitu:
اللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْ هَذَا آخِرَ العَهْدِ بِحَرَمِ رَسُوْلِكَ وَيَسِّرْ لِيَ العَوْدَ إِلَى الحَرَمَيْنِ سَبِيْلًا سَهْلَةً بِمَنِّكَ وَفَضْلِكَ وَارْزُقْنِيَ العَفْوَ وَالعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَرُدَّنَا سَالِمِيْنَ غَانِمِيْنَ إِلَى أَوْطَانِنَا آمِنِيْنَ
Arab latin: Allāhumma lā taj‘al ākhiral ‘ahdi bi harami rasūlika. Wa yassir liyal ‘awda ill haramayni sabīlan sahlatan bi mannika wa fadhlika. Warzuqniyal ‘afwa wal ‘āfiyata fid duniya wal ākhirah. Wa ruddanā sālimīna ghānimīn ilā awthāninā āminīn.
Artinya: "Ya Allah, jangan jadikan ini akhir kesempatan pertemuanku dengan tanah haram rasul-Mu. Mudahkanlah aku untuk kembali ke dua tanah suci ini (Makkah dan Madinah) dengan mudah dan ringan dengan anugerah dan kemurahan-Mu. Anugerahkanlah aku ampunan dan afiat di dunia dan akhirat. Dan kembalikanlah kami ke tanah air kami dalam keadan selamat, meraih banyak pahala, dan aman." (Imam An-Nawawi, Al-Adzkar An-Nawawi, (Kairo, Darul Hadits: 2003 M/1424 H), halaman 195)
Itulah doa saat meninggalkan Kota Madinah. Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)