MAKKAH - Jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Tanah Suci saat ini mencapai 40 orang, pada Kamis (5/6/2024).
Data tersebut tercatat di Sistem komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama (Kemenag) RI.
Mayoritas jamaah yang meninggal dunia adalah mereka yang telah lanjut usia (lansia) dan risiko tinggi (risti).
Jamaah yang meninggal umumnya terkena serangan jantung, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) telah mendeteksi lebih dini pasien berisiko tinggi, terutama jantung untuk mengurangi resiko kematian jamaah haji.
Sesuai keputusan, seluruh jamaah yang meninggal ini akan di badalhaji kan. Hal ini menjadi bagian dari layanan yang disiapkan bagi jamaah yang memenuhi kriteria.