JAKARTA - Malam Lailatul Qadar menjadi momen spiritual yang ditunggu-tunggu di penghujung bulan suci Ramadhan. Umat Islam dari berbagai kalangan berlomba-lomba meningkatkan amal ibadah demi meraih momen ini.
Berikut beberapa kultum terkait malam Lailatul Qadar
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Hadirin rahimakumullah, bayangkan satu malam yang pahalanya melebihi ibadah ribuan malam biasa. Itulah Lailatul Qadar, malam kemuliaan yang lebih utama daripada seribu bulan, di mana setiap amal shaleh dilipatgandakan secara luar biasa, sebagaimana disebutkan Allah SWT dalam Surah Al-Qadr ayat 3:
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Lailatul qadri khairum min alfi syahr.
Artinya: Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan.
Rasulullah SAW menasihati para sahabat untuk mencari malam itu di sepuluh malam terakhir Ramadhan, khususnya malam-malam ganjil seperti tanggal 21, 23, 25, 27, atau 29. Beliau sendiri i'tikaf hingga 10 hari akhir Ramadhan sepanjang hayatnya. Hadirin sekalian, mari hidupi sunnah ini dengan shalat Tahajud, witir, dan doa khusus:
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka ‘afuwwun kariimun tuhibbul-‘afwa fa‘fu ‘anni.’
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.