Secara esensial, baik Muhammadiyah maupun NU sepakat bahwa kepatuhan terhadap aturan Ihram adalah bentuk penyerahan diri total kepada Allah SWT. Dengan menanggalkan pakaian duniawi dan menghindari larangan-larangan tersebut, jemaah diajak untuk kembali pada fitrah kesetaraan dan kesederhanaan.
Memahami detail larangan ini sangat penting bagi jemaah asal Indonesia agar ibadah yang dijalankan berkualitas dan sesuai syariat. Pastikan niat sudah mantap di Miqat dan jagalah lisan serta perbuatan hingga prosesi ibadah selesai.
(Rahman Asmardika)