Orang Lebih Suka Buang Makanan Sisa di Bulan Puasa, Apa Dampaknya?

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 03 Mei 2019 15:56 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 03 614 2051129 orang-lebih-suka-buang-makanan-sisa-di-bulan-puasa-apa-dampaknya-7GVYaiasJp.jpg Membuang makanan sisa banyak dampaknya (Foto: Boldsky)

Fakta Puasa Orang Lebih Suka Buang Makanan Sisa, Apa Dampaknya?

Saat berpuasa seseorang biasanya kalap ingin melahap banyak jenis makanan. Padahal karena merasa kekenyangan, makanan sisa tersebut selalu dibuang.

Apalagi saat buka puasa, seseorang sering menyiapkan banyak jenis makanan, namun akhirnya menjadi sampah karena terlalu banyak. Hal itu jelas memicu dampak buruk untuk berbagai hal.

Faktanya, berdasarkan Food Sustainable Index 2017 yang dirilis oleh Economist Intellegence Unit (EIU) kategori limbah dan bahan makanan yang terbuang, Indonesia menempati peringkat kedua terbawah atau lebih baik dari Arab Saudi.

Sebelumnya, Dinas Kebersihan DKI Jakarta pada 2016 menyebutkan, peningkatan volume sampah sebesar 10% hanya pada 10 hari pertama Ramadan. Kemudian didominasi oleh sampah organik, seperti sisa makanan.

Ketua PERGIZI Pangan Indonesia Prof Hardinsyah, MS, PhD mengatakan, seseorang yang kerap tak menghabiskan makanan, bisa berdampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan. Apalagi bagi perut manusia, terlebih saat berpuasa.

"Kalau makan berlebihan bisa jadi penyakit dan pemborosan. Makan berlebihan bisa mengurangi kesempatan orang lain untuk dapat akses makanan," ungkap Prof Hardinsyah dalam Jumpa Pers Mylanta Lanjutkan Gerakan Sosial #MakanBijak di FX Sudirman, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Membuang Makanan

Prof Hardinsyah melanjutkan, saat seseorang senang membuang makanan, alam sekitarnya akan terganggu. Makanan berlebihan bisa memicu eksploitasi sumber daya alam berlebih.

Lalu efeknya bisa meningkatkan emisi, merusak lingkungan, serta menghambat tujuan SDGs. Hal itu jangan sampai terjadi supaya tidak menyebabkan pencemaran lingkungan.

Karenanya, Prof Hardinsyah mengajak semua orang, khususnya umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa agar tak membuang makanan. Makan bijak perlu dilakukan, dengan artian harus makan dan minum sehat, serta peduli pada masyarakat dan lingkungan.

"Makan bijak ini menyebabkan tubuh sehat, yang ditentukan oleh perut yang sehat. Perut sehat berhubungan timbal balik dengan fisik, pikiran, emosi dan mental sehat," tutur Prof Hardinsyah.

Dia pun mengingatkan saat berpuasa, seseorang bisa memperbaiki pola makannya. Anda harus tetap memenuhi kebutuhan nutrisi, baik saat sahur, buka puasa atau makan di malam hari.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya