nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bisa Go Internasional, Modest Fashion Indonesia Harus Tahu Pasar

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 09 Mei 2019 20:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 09 617 2053714 bisa-go-internasional-modest-fashion-indonesia-harus-tahu-pasar-OnJGP0xgEG.jpg Modest Fashion Indonesia harus mengerti pasar global (Foto : Dewi/Okezone)

Tren modest fashion Indonesia perlahan-lahan telah dilirik dunia. Potensi untuk berkembang begitu besar, sehingga para desainer bisa bebas berkreasi. Sekarang ini industri halal dan servis sudah menjadi tren global. Siapa yang tidak mengikuti bisa ketinggalan. Ada banyak sektor yang bisa berkembang.

Menurut Chairmain Halal Lifestyle Sapta Nirwandar, kalau bicara modest fashion tidak hanya terlepas dipakai saja. Dari mulai bahan, pengemasan, distribusi, branding sampai penjualan itu penting.

"Modest fashion kita go global, di New York Fashion Week, Paris Fashion Week, serta Dubai Modest Fashion Week sudah dikenal," ungkap Sapta di sela Jakarta Ramadan 2019 di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019).

Sapta menambahkan, dunia fesyen khususnya baju muslim dan muslimah di Indonesia tahun 2020 akan jadi pusat modest fashion dunia. Karenanya para pelaku kreatif, termasuk desainer harus berkomitmen membuat karya yang cantik dan punya identitas.

Bahkan Sapta menginginkan agar para desainer yang ingin mengembangkan modest fashion di Indonesia, tak hanya ikut tren. Tetapi mereka harus bikin desain yang bisa mendunia.

"Banyak sekali pasar modest fashion yang bisa dikembangkan. Termasuk sportwear, hijab, sampai baju ready to wear yang bagus," kata Sapta.

modest

Di kesempatan sama, Deputi Akses Permodalan Fajar Hutomo menambahkan, ketika para pelaku kreatif sulit mendapat modal untuk membesarkan bisnisnya jangan khawatir. Karenanya, modest fashion tergolong ekonomi kreatif Nasional yang harus diperhatikan.

"Perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia kontribusinya signifikan dan berperan penting. Di bidang fesyen, kontribusinya signifikan yakni sebesar 18 persen. Salah satunya modest fashion," tutur Fajar.

Mengingat populasi Muslim di Indonesia sangat banyak, maka pangsa pasarnya mudah diraih. Apalagi kalau menyasar generasi milenial yang bisa dijadikan pasar komersial.

"Islam sekarang bukan hanya kepercayaan, tapi simbol komoditas gaya hidup. Kita coba fasilitasi para talenta Indonesia di bidang modest fesyen dengan perbankan syariah," terangnya.

Ditambahkan Modest Fashion Expert Franka Soeria, Indonesia punya banyak desainer modest fashion yang kreatif. Sayangnya, saat ini kurang dilirik oleh pasar asing karena beberapa hal.

"Desainer kita kece banget, tapi entah kenapa gagal terus. Indonesia selalu dibilang tradisional lah, etnik lah, padahal cuma sebagian saja. Kadang memang styling-nya enggak cocok sama pasar global," ungkap Franka.

Padahal potensi modest fashion Indonesia begitu luas. Apalagi kalau desainnya timeless dan tidak melulu etnik, pasti bakal laku di pasar global.

"Makanya kita dorong desainer muda agar bisa mengerti pasar global. Kemudian menciptakan modest fashion yang ready to wear dan bagus," pungkas Franka.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini