nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Hijrah Ki Joko Bodo, Menangis Ingat Kebesaran Allah SWT

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 21 Mei 2019 05:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 21 614 2058205 kisah-hijrah-ki-joko-bodo-menangis-ingat-kebesaran-allah-swt-9HfeCwbdi6.JPG Kisah Hijrah Ki Joko Bodo (Foto:

MANUSIA adalah makhluk yang tak pernah luput dari kesalahan. Masa lalu yang buruk pernah dilalui semua dan orang yang hebat adalah orang yang bisa mengambil hikmah dari pengalaman tersebut. Ki Joko Bodo salah satu di antara banyak orang yang mau memperbaiki diri.

Ya, parapsikolog ini diketahui telah menjalani hidup yang berbeda dari sebelumnya. Pria dengan nama asli Agus Yulianto ini kini sudah berubah, meski belum sepenuhnya sempurna, tetapi dia mengarah ke jalan yang diridhoi Allah SWT.

Ki Joko Bodo hijrah. Kalimat ini mungkin terdengar mengejutkan tapi begitulah faktanya. Parapsikolog yang dulu sangat terkenal dengan hal mistis, kini mau membuka hatinya untuk Tuhan dan kerendahan hatinya kemudian membawa dia pada jalan kebaikan.

Ki Joko Bodo bukan seseorang yang hijrah dan langsung 'sok suci'. Dia sadar betul masih banyak ketidaksempurnaan dalam dirinya, terutama terkiat dengan keagamaan. Namun, sedikit demi sedikit dia belajar bagaimana menyempurnakan hal yang belum baik itu.

Misalnya saja masalah membaca Alquran. Dalam keterangannya pada SILET, Ki Joko Bodo menjelaskan kalau dirinya kini mulai membiasakan menjalankan kewajiban sebagai umat Islam, khususnya membaca Alquran. "Aku mulai seringin baca Alquran, ya, meski bacaannya belum lancar, tapi aku lakuin setiap hari. Semoga akan semakin baik," katanya.

Dia juga mulai menyadari kalau solat menjadi tiang agama dan dia tak mau meninggalkannya lagi. Solat lima waktu menjadi kebiasaan baru Ki Joko Bodo sekarang ini.

Tapi, tidak ada perubahan kalau tidak ada alasan awalnya. Begitu juga dengan kisah hidup Ki Joko Bodo. Dia pun memutuskan hijrah dengan alasan yang mungkin tidak logis.

"Jadi, aku sering sekali ke lorong waktu yang ada di dalam rumah aku. Nah, kalau aku masuk ke sana, rambut panjang aku sering tersangkut dan kalau sudah kesangkut, sakit bukan main. Saat diselidiki, obatnya hanya potong rambut dan karena itu aku potong rambut," terangnya.

Potong rambut ini menjadi awal dari semua perubahan yang lebih baik. Setelah itu, pada suatu momen pria kelahiran 1964 ini ingat mati dan menyadari kebesaran Tuhan. Ada zat lain di dunia ini yang lebih besar dan itu adalah Allah SWT.

Momen ini yang kemudian membuat Ki Joko Bodo hijrah sepenuhnya. Dia mengaku tak akan pernah lagi menentang Alquran. Dia tak akan pernah lagi menduakan Tuhan selain Allah SWT.

Dalam posisi ini, Ki Joko Bodo hanya bisa pasrah. Dia sadar betul kalau semua yang hidup akan mati dan dia tidak ingin meninggalkan bekas yang buruk di dunia. Dia pun berjanji untuk akan mengikuti semua aturan dan perintah Allah SWT selagi masih diberikan napas oleh-Nya.

"Saya sempat menangis mengenang kebesaran Allah SWT," ungkap Ki Joko Bodo. Tak ada lagi yang lebih luar biasa dibandingkan Tuhan dan karena itu Ki Joko Bodo ingin meninggalkan masa lalu dalam hidupnya dan menjalani kehidupan baru sebagai orang yang jauh lebih baik di mata Allah SWT.

Bukti dari melepaskan masa lalu ialah salah satu tempat ritual Ki Joko Bodo akan diwakafkan dan akan dibangun masjid di sana. Selain itu, mimpi dan cita-cita Ki Joko Bodo ialah memiliki masjid sejumlah 99 unit yang tersebar di seluruh Indonesia. Masjid tersebut akan diberi nama Asmaul Husna. "Itu mimpiku sekarang," pungkasnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini