nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Maria Al Sadek, Model Muslim yang Guncang Industri Fesyen

Gurais Alhaddad, Jurnalis · Senin 24 Juni 2019 11:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 24 617 2070097 -ae0WJryj1a.jpg Maria dalam pemotretan (Foto: New York Post)

Menjadi seorang model terkenal mungkin salah satu cita-cita yang diimpikan sebagian perempuan. Salah satunya adalah Maria Al Sadek. Ketika semua orang berpikir sulit untuk menjadi model Muslim di negara yang mayoritas penduduknya berpikir beda soal Muslim, Maria Al Sadek malah mengguncang industri fesyen dengan caranya sendiri.

Dilansir dari New York Post, Minggu (23/6/2019), tiga tahun lalu Al Sadek adalah seorang mahasiswa yang tinggal di Alabama, Amerika Serikat.

 Maria Al Sadek

(Foto: New York Post)

Kini Al Sadek adalah seorang model, penulis, stylist, dan influencer yang sedang naik daun. Dia bekerja dengan merek-merek terkenal seperti Marc Jacobs dan Armani Beauty.

Al Sadek tinggal di Brooklyn, Amerika Serikat. Ia memiliki 400 ribu pengikut di halaman Instagram.

"Saya hanya mengeksplorasi semua hal yang saya suka lakukan," kata Al Sadek.

Al Sadek merupakan putri dari seorang ibu asal Puerto Rico dan ayah imigran Palestina. Ketertarikannya pada dunia fesyen dimulai sejak usia muda. Ia selalu mencari inspirasi dari dunia luar.

Salah satu pilihan gaya penting pertamanya, pada usia 14 tahun adalah mengenakan jilbab. Ia ingin menunjukkan kerendahan hati dan kesetiaannya kepada Alquran dan agamanya.

Al Sadek selalu senang mengenakan jilbab dan pakaian chic yang menutupi area lengan, kaki, dan dadanya. "Saat tumbuh dewasa, saya selalu tahu kami harus memakai jilbab pada usia tertentu."

Namun ia mengakui, baru pada umur 18 tahun dia benar-benar mulai menghargai kewajiban wanita Muslim untuk menggunakan jilbab.

"Jika saya tidak mengenakan jilbab, orang tidak akan langsung melihat budaya dan agama saya. Saya sangat bangga dengan asal dan budaya saya ," kata model 27 tahun itu.

Dia mengaku berkat media sosial, dia akhirnya menemukan orang yang mirip dengannya dan memiliki minat yang sama.

"Saya sangat terinspirasi oleh begitu banyak orang sehingga saya bertemu dan mencari di Instagram. banyak gadis Muslim lainnya yang memiliki minat yang sama dengan saya," kata Al-Sadek.

Setelah lulus dari University of South Alabama dengan gelar dalam bidang manajemen pemasaran, ia pindah ke Park Slope pada 2016. Ia bekerja dalam strategi digital dan media sosial di perusahaan PR.

Setelah bertahun-tahun tidak melihat wanita muslim sepertinya di dunia model, kini H&M dan L'Oréal datang kepadanya secara khusus untuk menjadikannya model. Sebagian besar merek-merek yang ia kerjakan menyambut gaya sederhananya.

"Saya telah melakukan beberapa pemotretan di mana pakaian saya yang sederhana tidak sepenuhnya dipahami," kata Al Sadek.

Al Sadek sangat berhati-hati dalam memilih untuk bekerja hanya dengan perusahaan yang dia percayai.

"Saya jauh lebih selektif dan memahami etika merek, apa yang mereka perjuangkan, apa yang mereka yakini," kata Al-Sadek.

Kini ia meninggalkan pekerjaan kantornya untuk mengejar dunia model dan upaya kreatif lainnya secara penuh waktu dan menjadikannya model Muslim yang sedang mengguncang dunia fesyen saat ini. (MTA)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini