TIDAK terasa sudah hampir tiga bulan berjalan sejak Ramadhan 2019 berlalu. Masih terasa bekas-bekas nikmatnya beribadah di bulan suci tersebut. Tentu masih terbayang juga di benak kita bagaimana nikmatnya berdiri melakukan shalat tarawih bersama saudara seiman di masjid. Tentu masih terbayang juga bagaimana nikmatnya berbuka puasa bersama keluarga, saling memberi nasehat antar sesama, saling mengasihi dengan tetangga dan berbagai kebaikan lainnya.
Akan tetapi bagi seorang muslim, kebaikan tidak selayaknya berhenti karena berakhirnya bulan yang mulia tersebut. Karena benih-benih kebaikan harus terus kita tanam selama diri kita masih hidup. Walau Ramadhan telah berlalu, akhlak harus terus menjadi mulia, dan ibadah pun harus tetap terjaga. Salah satunya ibadah membaca Alquran.
Kenapa difokuskan pada membaca Alquran? Karena inilah salah satu ibadah yang biasanya naik jumlah dan kualitasnya pada bulan mulia tersebut, dan tetap bisa dijalankan di luar bulan penuh berkah itu. Adapun ibadah lainnya seperti shalat tarawih berjama’ah di masjid tidak bisa dilakuan di selain bulan Ramadhan.
Tidak Berhenti Membaca Alquran
Sudah selayaknya bagi seorang muslim untuk tidak berhenti menjaga amal shalih membaca Alquran walaupun sudah tidak lagi berada di bulan Ramadhan. Ini sangatlah penting. Mengapa?
Menjaga konsistensi membaca Alquran ini sangatlah penting, karena menurut sebagian ulama tanda diterimanya amal shalih kita di bulan Ramadhan yang telah berlalu kemarin adalah istiqamahnya kita (konsistensi) dalam beramal shalih pada bulan-bulan setelahnya. Maka istiqamahnya kita dalam membaca kitabullah dari bulan ke bulan, sejak bulan Syawwal hingga bulan Ramadhan tahun berikutnya, sepanjang tahun, adalah salah satu tanda diterimanya amal bacaan Alquran kita selama bulan Ramadhan yang berlalu.
Ada banyak sekali fasilitas yang tersedia untuk membacanya. Mushaf Alquran elektronik bisa ada di dalam saku kita semua melalui ponsel pintar yang hampir dimiliki setiap orang pada zaman now ini. Mushaf cetak pun bertebaran di berbagai masjid, juga umumnya di rumah setiap muslim pasti ada mushaf versi cetak. Tinggal dibaca saja.