nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ukir Sejarah, Khadijah Mellah Jadi Atlet Berhijab Pertama Juarai Joki Kuda di Inggris

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 06 Agustus 2019 08:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 06 614 2088217 ukir-sejarah-khadijah-mellah-jadi-atlet-berhijab-pertama-juarai-joki-kuda-di-inggris-RhVAzot4rm.jpg Khadijah Mellah, atlet berhijab pertama juarai koki kuda (Foto: Halalzilla)

SETELAH belum lama ini sosok Zoha Rahman, aktris hijaber pertama yang bermain di film Marvel dan Nor Diana sebagai atlet berhijab pertama yang memenangkan kejuaraan gulat.

Kini, kembali atlet berhijab muda mengukir prestasi membanggakan. Ialah Khadijah Mellah yang diberitakan baru saja membuat sejarah dengan sukses meraih kemenangan sebagai Joki Inggris Muslim Hijabi pertama.

Khadijah berhasil menjadi atlet Joki pertama di garis finish di arena balap Goodwood yang terkenal, berhasil menyingkirkan 11 atlet joki wanita lainnya, seperti dilapor Halalzilla, Selasa  (6/8/2019).

Joki Kuda

Soal usia, Khadijah memang baru berusia 18 tahun. Namun nyatanya atlet berhijab ini mampu menjuarai gelaran Magnolia Cup, perlombaan amal untuk joki non-profesional. Padahal, ketika bertanding, mahasiswi berusia 18 tahun dari London selatan ini bersaing melawan mantan atlet Olimpiade, Victoria Pendleton, dan presenter, Vogue Williams.

Dalam kondisi ia belum pernah berada di pacuan kuda sebelumnya, hingga April 2019 lalu. Maka tak heran, kemenangannya ini disebut sebagai kemenangan bak di negeri dongeng.

Walau sebetulnya, disebutkan Khadijah sudah mulai menunggang kuda tujuh tahun yang lalu ketika dia berkesempatan mengunjungi sebuah komunitas, Ebony Horse. Selain itu, ia juga bertindak sebagai sukarelawan di komunitas tersebut selama tujuh tahun. Kemudian sekarang, Khadijah menargetkan mendapatkan lisensi balap amatir.

Well, dengan kiprahnya sebagai atlet joki kuda dan statusnya sebagai seorang Muslimah. Khadijah berharap ia bisa mematahkan streotype tentang wanita Muslim selama ini.

“Ada stereotype terkait para gadis Muslim, bahwa mereka tidak mampu menjalani mimpi dan cita-cita mereka. Aku senang aku bisa menjadi bagian dari kehidupan pergerakan sosial, bahwa wanita dapat mencapai dan andal dalam bidang yang mereka kuasai,” ujar Khadijah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini