Perayaan Idul Adha tak hanya semarak di Pulau Jawa. Di Papua Barat, gaung hari Raya Kurban juga terasa. Bahkan ada yang unik dari prosesi pembagian hewan kurban di sana.
Usai dilakukan penyembelihan hewan kurban dalam rangkaian Idul Adha, sebagian warga khususnya wanita, mengemas Kokoya. Adalah sebuah wadah unik khas Kampung Arar yang kali ini digunakan sebagai tempat menaruh potongan daging sapi kurban.
Kokoya terbuat dari daun sukun dan digunakan sebagai pengganti kantong plastik yang bermaksud sebuah kelestarian alami dan agar ramah lingkungan. Biasanya Kokoya digunakan sebagai wadah menaruh lauk pauk ataupun sebagai makanan hantaran.
“Sederhana saja, namun inilah khas kami Kampung Arar. Kokoya kami gunakan untuk membagikan potongan daging kurban kepada warga hari ini,” ujar Mama Nano, salah satu warga Kampung Arar, melalui siaran pers yang diterima Okezone.
Tim Tebar Hewan Kurban mendukung kearifan lokal yang mendukung keramahan lingkungan tersebut, turut membantu mengemas Kokoya untuk kemudian mendistribusikan langsung potongan daging sapi kurban Idul Adha untuk warga Kampung Arar.