Saat kita lapar lalu makan kemudian kita menjadi sehat. Kita sakit, lalu berobat menjadi sembuh. Ingat, semua itu yang menyembuhkan adalah Allah SWT. Dalam saat krisis apapun, seseorang itu wajib menggunakan koneksinya kepada Allah SWT dengan cara bertasbih mengingat Allah. Sebagai contoh, dalam dakwah Nabi Yunus AS, sekian lama berdakwah dan kurang mendapat tanggapan masyarakatnya maka nabi ini tidak sabar, merasa tersinggung, lalu ia pergi dari daerahnya sendiri.

Nabi Yunus pergi menyeberang lautan dengan kapal. Oleh Alquran dibahasakan dengan abaqa. Abaqa itu pergi tanpa pamit. Nabi Yunus pergi tanpa izin Allah meninggalkan area dakwah. Iż abaqa ila al-fulki al-masyḥûn. Tapi Allah memberikan pelajaran bagi orang yang frustasi.
Seperti dilansir website Pondok Pesantren Tebuireng, ketika Nabi Yunus menyeberang lautan tidak ada ombak yang ganas, angin atau topan tetapi perahu itu terus oleng akan tenggelam. Tradisi zaman dahulu ketika alam masih akrab dan bisa diajak dialog, bagi nahkoda perahu itu menggunakan cara-cara ketuhanan.
Nahkoda berpikir pasti ada yang tidak beres di antara para penumpang. Buktinya perahu ini oleng mau tenggelam . Oleh karena itu si penyebab oleh harus dibuang daripada tenggelam semua menjadi korban, lebih baik dicari siapa di antara penumpang ini yang bermasalah.
Maka cara pendekatannya menggunakan pendekatan langit dengan cara diundi. Begitu diundi satu, dua, tiga, ternyata yang keluar adalah Nabi Yunus. Dialah yang mendapat undian untuk dilempar diceburkan ke dalam lautan.
Ketika Nabi Yunus dipaksa harus melompat dan terjun ke laut, sejatinya Allah Yang Maha Penyayang sudah menyiapkan peranti-Nya yakni hut alias ikan paus yang besar untuk menolongnya.
Menurut jurnal, di televisi, atau ilmu pengetahuan, ikan paus yang menyelamatkan Nabi Yunus dari tenggelam di lautan itu panjang sampai 35 meter atau sebesar 30 gajah Afrika.
Begitu masuk dalam mulut ikan paus, Nabi Yunus bertasbih. Nabi Yunus tinggal di rongga mulut si paus. Ia seperti duduk di ruangan yang ber-AC. Oksigennya mengikuti oksigen yang dipakai ikan paus itu, makanya dia bisa tinggal lama di sana.