Kompetisi Robotik Madrasah 2019, 150 Tim Lolos ke Grand Final

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Selasa 29 Oktober 2019 06:59 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 29 614 2122932 kompetisi-robotik-madrasah-2019-150-tim-lolos-ke-grand-final-XvzEKnqjxk.jpg Ilustrasi. Foto: Eboss

KEMENTERIAN Agama (Kemenag) menggelar Kompetisi Robotik Madrasah 2019. Peserta perlombaan ini mencapai 355 tim, dan tim dewan juri telah melakukan serangkaian proses seleksi.

Hasilnya, 150 tim dinyatakan lolos ke babak Grand Final Kompetisi Robotik Madrasah 2019. “Bagi peserta yang lolos diwajibkan mengirimkan surat konfirmasi kehadiran dan diupload di web pendaftaran dengan akun pendaftar pada 25 - 29 Oktober 2019,” ujar Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A Umar sebagaimana dilansir dari laman resmi Kemenag pada Selasa (29/10/2019).

“Jika dalam waktu tersebut tidak melakukan konfirmasi kehadiran, maka peserta yang lolos akan digantikan oleh peserta cadangan,” tambahnya.

Lebih lanjut, peserta yang lolos terdiri atas Kategori Rancang Bangun tingkat MI (30 tim), MTs (30tim), dan MA (30tim). Selain itu, ada juga Kategori Robot Pemilah Sampah untuk tingkat MTs (30 tim), dan Kategori Mobil Robot IoT tingkat MA (30 tim).

Menurut Umar, panitia Kompetisi Robotik Madrasah 2019 juga telah mengumumkan peserta dengan status cadangan. Total ada 37 tim dengan status cadangan. Jumlah ini terdiri atas Kategori Rancang Bangun tingkat MI sebanyak 8 tim, MTs 10 tim, dan MA 10 tim. Untuk peserta cadangan Kategori Robot Pemilah Sampah untuk tingkat MTs sebanyak 4 tim, dan Kategori Mobil Robot IoT tingkat MA sebanyak 5 tim.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

“Final Kompetisi Robotik Madrasah tahun 2019 akan dilaksanakan pada 16 - 17 November 2019 di Surabaya,” ucap Umar. Untuk mengetahui nama-nama peserta yang lolos, silakan cek di website resmi Kemenag.

Kompetisi Robotik Madrasah ke-5 tahun 2019 mengusung tema: Robots Save The Earth (Green Energy and Environmental Issues) atau Robot Penyelamat Lingkungan. Umar mengklaim ada peningkatan signifikan di jumlah pendaftar kompetisi ini. Menurutnya animo peserta dari tahun ke tahun semakin meningkat.

“Meskipun Jawa Timur, sebagai tuan rumah kompetisi adalah provinsi yang paling banyak mendaftarkan siswa-siswi madrasahnya, namun peserta kompetisi di tahun ini hampir merata berasal dari seluruh provinsi di Indonesia,” ungkapnya.

Selain dari Jawa, pendaftar ada yang berasal dari Aceh, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, Riau, Nusa Tenggara Barat.

Kemudian ada juga yang dari Gorontalo, Sumatera Barat, Papua Barat, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Bangka Belitung, Sulawesi Selatan, Bali, Jawa Tengah, Banten, dan DI Yogyakarta.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya