nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menag Fachrul Razi Enggan Komentari Kasus Muhammad yang Dibandingkan dengan Soekarno, Kenapa?

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Selasa 19 November 2019 12:52 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 19 614 2131690 menag-fachrul-razi-enggan-komentari-kasus-muhammad-yang-dibandingkan-dengan-soekarno-kenapa-gpnc1eYJ11.jpg Menteri Agama Fachrul Razi. Foto: Novie/Okezone

SUKMAWATI Soekarno Putri diduga membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Presiden pertama RI Soekarno. Hal itu membuatnya dilaporkan ke polisi.

Kasus Sukmawati inikemudian disorot berbagai ulama, baik dari kalangan Nahdatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah. Lalu bagaimana tanggapan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengenai kasus membandingkan Nabi Muhammad SAW tersebut?

Ketika ditanya awak media, mantan wakil panglima TNI tersebut enggan berkomentar. Sebab dirinya belum mendengar secara langsung omongan Sukmawati yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Soekarno.

Selain itu Menag Fachrul Razi takut salah jika mengomentarinya. "Saya belum dengar langsung jadi enggak mau (red. komentar). Takut salah, ya," ujarnya di Gedung Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Salasa (19/11/2019).

Foto: Reuters

Sebelumnya, stateman Sukmawati yang membandingkan antara Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW menyebar di media sosial, Youtube. Hal tersebut membuat geram umat Islam karena dirinya diduga telah menistakan agama.

"Mana yang lebih bagus Pancasila sama Alquran? Gitu kan. Sekarang saya mau tanya ini semua, yang berjuang di abad 20 itu nabi yang mulia Muhammad, apa Insinyur Sukarno?" ucap Sukmawati Soekarnoputri dalam video yang beredar di Youtube.

"Untuk kemerdekaan. Saya minta jawaban, silakan siapa yang mau menjawab berdiri, jawab pertanyaan Ibu ini. Terima kasih silakan duduk," tambahnya. 

Akibat menyebarnya video itu, Sukamawati dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh anggota Koordinator Bela Islam (Korlabi), Ratih Puspa Nusanti pada Jumat 15 November 2019.

"Saya dan kawan-kawan di Korlabi hanya mendampingi Ibu Ratih atas pribadi beliau," ujar Sekretaris Jenderal Korlabi, Habib Novel Bamukmin kepada wartawan, Sabtu (16/11/2019). 

"Menurut yang saya dengar saat pendampingi beliau (Ratih) bahwa merasa Nabi Muhammad dihina dengan membandingkan antara sosok Soekarno dan Nabi Muhammad yang kami duga sudah menistakan agama dengan ancaman pasal 156a yaitu 5 tahun penjara," lanjut Habib Novel.

Redaksi Okezone menerima foto atau tulisan pembaca berupa artikel tausyiah, kajian Islam, kisah Islam, cerita hijrah, kisah mualaf, event Islam, pengalaman pribadi seputar Islam, dan lain-lain yang berkaitan dengan Muslim. Dengan catatan foto atau artikel tersebut tidak pernah dimuat media lain. Jika berminat, kirim ke redaksi.okezone@mncgroup.com, cc okezone.lifestyle2017@gmail.com.

 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini