nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Puluhan Kobra Berkeliaran di Permukiman, Ini Doa Agar Terhindar dari Gigitan Ular

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 11 Desember 2019 12:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 11 618 2140556 puluhan-kobra-berkeliaran-di-permukiman-ini-doa-agar-terhindar-dari-gigitan-ular-e2oXNusgBT.jpg Ilustrasi. Foto: Travelindiasmart

PULUHAN ular kobra berkeliaran di permukiman warga di Citayam, Bojonggede, Bogor, serta di perkampungan padat penduduk di Jalan Jaya Negara, Kecamatan Kaliwates, Jember, beberapa hari terakhir. Sebagian di antaranya sudah ditangkap, sebagian lagi masih diburu warga.

Lalu bagaimana Islam menyikapi ular yang berkeliaran ini? Wakil Bendahara Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU), Ustadz Abdul Malik mengatakan agar terhindar dari bahaya binatang buas, Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan.

Biasanya, kata dia, hewan buas seperti ular akan menghindari lingkungan yang seperti itu. Itu makanya ulama terdahulu selalu memelihara lingkunganya.

Ilustrasi. Foto: Isitmewa

"Ular dan hewan lain biasanya tak suka wewangian. Makanya kebiasaan para ulama lampau membakar gaharu di pojokan rumah atau majelisnya atau menyediakan wewangian di setiap ruangan," ujarnya saat dihubungi Okezone beberapa waktu lalu.

Selain melakukan hal di atas, lanjut Malik, Muslim dianjurkan membiasakan diri membaca doa perlindungaan setiap bada salat, khususnya usai Magrib dan Subuh.

Nabi Muhammad SAW di antaranya menganjurkan untuk membaca doa berikut ini sebanyak tiga kali di waktu Magrib dan Subuh:

ﺃَﻋُﻮْﺫُ ﺑِﻜَﻠِﻤَﺎﺕِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺍﻟﺘَّﺎﻣَّﺎﺕِ ﻣِﻦْ ﺷَﺮِّ ﻣَﺎ ﺧَﻠَﻖَ

A’udzu bikalimatillahittammati min syarri maa khalaq.

Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakanNya”

Bacaan doa ini, lanjut Malik, terdapat dalam ratib Al-Haddad karya Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad yang biasa dibaca di berbagai majelis di berbagai daerah di Indonesia. Tak lain ketika bada subuh dan Maghrib.

Selain itu, keutamaan membaca doa tersebut ketika bada Magrib dan Subuh adalah dapat menjadi kebaikan ketika menjalani hidup.

"Hikmahnya, berbagai zikir aurod atau ratib yang sering dibaca di Mushala atau majelis dan pesantren di berbagai pelosok negeri ini, sebetulnya mengandung berbagai doa untuk kebaikan kita dalam menjalani hidup siang dan malam," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini