2. Internal and external communication by the destination (Komunikasi). Menekankan bagaimana inisiatif dalam menjangkau publik melalui edukasi, jangkauan media, dan panduan bagi wisatawan Muslim (outreach). Akses kemudahan berkomunikasi (ease of communication), serta pelayanan digital (digital presence) dan penyediaan bahasa yang digunakan wisatawan Muslim.
3. Environment at the destination (Lingkungan). Bagaimana wisatawan mendapatkan keamanan (safety), dan pelayanan serta fasilitas yang ramah bagi wisatawan Muslim (visitor arrivals). Bagaimana wisatawan menghadapi sedikit pembatasan dalam mempraktikkan keyakinan mereka di destinasi (faith restrictions). Selain itu, iklim yang memungkinkan bagi lembaga, penelitian dan pengembangan, serta penggunaan teknologi informasi sebagai faktor penting untuk inovasi dan keberlanjutan lingkungan (enabling climate).