Syekh Ali Jaber Sampai Menangis Mohon Umat Islam Tak Mudik Saat Wabah Corona

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 21 April 2020 21:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 21 614 2202825 syekh-ali-jaber-sampai-menangis-mohon-umat-islam-tak-mudik-saat-wabah-corona-y8IagahLb0.jpg

Di tengah wabah virus corona pemerintah meminta masyarakat tak mudik. Hal ini dilakukan guna mencegah penularan virus corona kepada keluarga di kampung.

Pendakwah kondang, Syekh Ali Jaber meminta kepada seluruh umat Islam untuk tidak pergi mudik atau pulang ke kampung halaman demi mencegahnya penularan virus corona (COVID-19).

"Tolonglah kepada seluruh jamaah jangan sampai wabah ini menular kepada kita semua. Apalagi mudik. Saya saja orang Madinah, orangtua saya ada di sana," kata Syekh Ali Jaber dalam konferensi pers daring bertajuk 'Tausiah Menjalankan Ibadah di Bulan Ramadhan di tengah Pandemik COVID-19' di Graha BNPB, Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2020).

 wabah corona

"Saya sudah mengambil keputusan tahun ini tidak mudik, walau ada kesempatan saya bisa mudik. Tapi saya tidak mau," tambahnya.

Syekh Ali Jaber pun terlihat sedih saat menceritakan dirinya tak bisa pulang kampung ke Madinah. Suaranya terdengar agak tercekat karena merasa sedih saat ingat wabah corona. Dia pun meminta umat Islam mengikuti keputusannya tidak mudik selama wabah corona.

Keputusannya tersebut bukan karena memutus silaturahmi dengan keluarganya. Namun ia lakukan demi keselamatan bersama karena kondisi saat ini sedang darurat akibat COVID-19.

Meski Syekh Ali Jaber memutuskan tidak pulang ke Madinah, tapi ia tetap berusaha berbakti kepada kedua orangtuanya yakni dengan memanfaatkan teknogi masa kini yakni video call.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

"Orangtua kita adalah surga, surga kita di dunia. Makannya kita ingin silaturahim dengan mereka, bahkan kita tidak mau tinggalkan mereka. Tapi kondisi yang membuat kita tidak bisa silaturahim secara fisik, tapi kita tetap dan mampu menjalin silaturahim melalui videocall, melalui jarak jauh," ucapnya.

Lebih lanjut, kata dia, mudik tahun ini menjadikan umat Islam lebih banyak di rumah, yakni untuk menjaga keluarga, menjaga kebersamaan, dan menjaga kesehatan sekitar.

"Ayo jangan mudik. Jangan pikirkan bagaimana kita bertemu dengan keluarga. Utamakan kesehatan keluarga. Kali ini kita beribadah di rumah dan produktif, di mana rumah bisa jannati surgaku rumahku," pesannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya