Jangan Tinggalkan! Ini Keutamaan Sholat Tarawih Malam Pertama hingga Ketiga

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 23 April 2020 14:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 23 616 2203708 jangan-tinggalkan-ini-keutamaan-sholat-tarawih-malam-pertama-hingga-ketiga-14pT4uw7TV.jpg ilustrasi: shutterstock

SHOLAT tarawih menjadi salah satu ibadah yang disunahkan selama bulan Ramadhan. Hukumnya adalah sunah muakad, artinya sangat dianjurkan melaksanakannya karena di dalamnya terdapat berbagai macam keistimewaan.

Namun tahukah Anda, sholat tarawih pada malam pertama hingga ketiga memiliki keutamaan khusus? Dai Muda Nahdatul Ulama, Ustadz M Najmi Fathoni menjelaskan keutamaan dan pahala sholat tarawih dalam berbagai kitab.

"Memang ada keterangan dalam Kitab Durratun Nasihin (ditulis oleh: Syekh Usman bin Hasan bin Ahmad Syakir al-Khaubawi), disebutkan tentang keutamaan-keutamaan Sholat Tarawih pada malam pertama hingga malam ketiga puluh, artinya setiap malam itu berbeda-beda pahala dan manfaatnya dalam kitab tersebut," ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (23/4/2020).

Berikut adalah keutamaan sholat tarawih pada malam pertama hingga ketiga yang tertulis dalam Kitab Durratun Nasihin:

Malam Pertama: Orang mukmin keluar dosanya, seperti ia dilahirkan kembali dari ibunya, artinya semua yang ada pada dirinya suci.

Malam Kedua: Dosa umat Islam akan diampuni beserta orangtuanya juga diampuni, jika keduanya adalah mukmin.

"Itu yang termaktub di dalam Durratun Nasihin. Terlepas dari itu ada juga perbedaan pandangan mengenai hadist-hadist tersebut, ada yang menyatakan palsu, ada yang menyatakan hasan oleh sebagainya," kata Pembina Umrah dan Haji Al Malik Travel Umrah itu.

Namun terlepas dari perdebatan mengenai kesahihan hadist tersebut, dapat diambil sisi motivasinya bahwa ternyata betapa besar pahala sholat tarawih itu. "Maka jangan pernah kita tinggalkan," terangnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُرَغِّبُ فِي قِيَامِ رَمَضَانَ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَأْمُرَهُمْ فِيهِ بِعَزِيمَةٍ فَيَقُولُ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: “Dari Abi Hurairah radliyallahu 'anh,Rasulullah gemar menghidupkan bulan Ramadhan dengan anjuran yang tidak keras. Beliau berkata: ‘Barangsiapa yang melakukan ibadah (shalat tarawih) di bulan Ramadhan hanya karena iman dan mengharapkan ridha dari Allah, maka baginya di ampuni dosa-dosanya yang telah lewat” (HR Muslim).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya