"Pemerintah Siprus Yunani serta publik harus tahu bahwa pendekatan rasis dan islamophobia tidak akan membawa kebaikan. Mereka yang bertindak seperti ini adalah yang paling merugi," tuturnya.
Sementara, otoritas tertinggi agama di Siprus Utara mengungkapkan bahwa mereka sangat kecewa atas terjadinya insiden itu. Mereka pun mengutuk segala aktivitas penyerangan xenophobia dan islamophobia.
Masjid Köprülü Hacı İbrahim Aga juga pernah diserang oleh orang tak dikenal delapan tahun lalu. Masjid tersebut dibangun pada tahun 1826 atas perintah Jenderal Ottoman Köprülü Hacı İbrahim Aga. Pada tahun 1894, masjid ini pernah hancur total akibat banjir dan kembali dibangun di tahun 1913 dengan merenovasi bangunan aslinya.
(Rizka Diputra)