Kisah Rahmat Hidayat, Jamaah Asal Bali Gagal Naik Haji 2 Kali

iNews TV, Jurnalis · Jum'at 05 Juni 2020 01:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 04 614 2224656 kisah-rahmat-hidayat-jamaah-asal-bali-gagal-naik-haji-2-kali-ERUuSpBprJ.jpg Jamaah haji asal Indonesia (Foto: Okezone.com)

KEPUTUSAN pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI yang tidak memberangkatan jamaah haji tahun ini jadi kabar buruk bagi Rahmat Hidayat. Warga Jalan Ahmad Yani, Denpasar Barat, Bali itu harus menerima kenyataan pahi lantaran batal berangkat melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci.

Melansir dari iNews TV, pedagang sate asal Madura, Jawa Timur yang lama tinggal di Bali itu harus rela untuk yang kedua kalinya gagal berangkat ke Baitullah melaksanakan rukun Islam kelima.

Padahal, berbagai persiapan sudah dilakoninya, seperti menyiapkan pakai ihrom, buku panduan pelaksanaan haji, dan melengkapi berbagai dokumen persyaratan di antaranya surat keterangan sehat, visa dan paspor.

Ini adalah kali kedua dirinya urung berangkat setelah tahun lalu juga gagal karena istrinya hamil. Sedangkan tahun ini dia gagal ke Tanah Suci imbas pandemi virus corona atau Covid-19.

Baca juga: 10 Kali Tak Sholat Jumat, Warga DKI Bahagia Masjid Kembali Dibuka

Sebagai manusia, tentu dirinya merasa merasa kecewa karena sudah dua kali batal berangkat ke Tanah Suci. Meski begitu, Rahmat menerima dengan lapang dada keputusan pemerintah tersebut, mengingat demi kemaslahatan umat.

Untuk diketahui, calon jamaah haji asal Kota Denpasar yang batal berangkat tahun ini jumlahnya mencapai lebih 500 orang.

Jamaah Haji Indonesia

Kemenag sebelumnya telah mengumumkan meniadakan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Dasarnya, untuk menghindari penularan corona virus disease (Covid-19) yang mewabah secara global.

Menteri Agama, Fachrul Razi menyebut kebijakan ini diambil karena pemerintah harus mengutamakan keselamatan jamaah dan petugas haji.

Baca juga: Doa dan Amalan Khusus agar Dapat Haji ke Tanah Suci

"Ini keputusan pahit dan sulit. Di satu sisi kita sudah berusaha untuk penyelenggaraan haji tahun ini. Tapi di sisi lain kita memikirkan tanggung jawab bagi keselamatan jamaah dan petugas haji," kata Menag dalam konferensi pers secara virtual, Selasa 2 Juni 2020.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini