Dilaporkan, Mehmed Ali Seflek selama ini menderita penyakit alzheimer atau hilang ingatan. Penyakit ini menyerang otak yang mengakibatkan penurunan daya ingat, berpikir, berbicara, serta berperilaku.
Dia pun dilaporkan lupa terhadap orang-orang di sekitar. Namun yang menakjubkan, Ali Seflek tidak lupa sama sekali dengan ayat-ayat suci Alquran. Ia selama ini memperlihatkan bacaan Alquran dengan lancar.
Wafatnya guru mengaji paling disayangi ini sangat membuat sedih warga Kota Nazzil. Mereka sangat kehilangan sosok pendidik pelajaran agama yang tanpa kenal lelah membagikan ilmunya.
(Hantoro)