Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ketika Rasulullah Melenyapkan Mitos Jahiliyah Tentang Syawal

Ketika Rasulullah Melenyapkan Mitos Jahiliyah Tentang Syawal
ilustrasi
A
A
A

Mereka beranggapan bahwa unta betina mengangkat ekornya (syaalat bidzanabiha) pada bulan Syawal. Ini adalah tanda unta betina tidak mau dan enggan untuk menikah, sebagai tanda juga menolak unta jantan yang mendekat. Maka para wanita juga menolak untuk dinikahi dan para walipun enggan menikahkan putri mereka.

Rasulullah melenyapkan mitos itu dengan menikahi Aisyah dan keduanya hidup rukun bahagia sepanjang hayat, sekaligus jadi teladan bagi umat manusia tentang bagaimana membina rumah tangga yang baik.

“Bulan Syawal dijadikan waktu disunahkannya menikah ditujukan untuk menghilangkan kepercayaan orang-orang Arab Jahiliyah yang menganggap bahwa pernikahan di bulan Syawal adalah sebuah kesialan dan akan berujung dengan perceraian. Sehingga para orangtua atau wali tidak ingin menikahi putri-putri mereka begitu juga para wanita tidak mau dinikahi pada bulan tersebut,” tulis Silmi Adawiya.

Untuk menghilangkan kepercayaan menyimpang tersebut, pernikahan di bulan syawal pun dijadikan sebagai ibadah, sebagai sunah Nabi. Hadis di atas pun dijadikan sebagai anjuran untuk menikah dan menikahkan putra-putri muslim-muslimah di bulan Syawal, mematahkan keyakinan atau anggapan sial terhadap sesuatu yang bisa menjerumuskan seseorang kepada kesyirikan.

(Salman Mardira)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement