Khutbah Jumat Imam Masjid Ini Bikin Gempar

Minggu 21 Juni 2020 14:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 21 614 2233834 khutbah-jumat-imam-masjid-ini-bikin-gempar-UtyJrztq0x.JPG Islamic Center of Washington, AS (Foto: Reuters)

SEORANG imam masjid di Kota California, Amerika Serikat membuat gempar saat mengangkat khutbah Jumat berjudul "Thank God for the Coronavirus”. Tema khutbahnya itu sontak ramai memicu perbincangan di kalangan warga California, terutama mereka yang mempertanyakan eksistensi Tuhan di tengah pandemi virus corona alias Covid-19 saat ini.

Dia adalah Omar Ricci, seorang imam di Islamic Center of Southern California yang mengejutkan banyak umat muslim pada April lalu. Ia memberi judul khutbah Jumatnya dengan kalimat "Thank God for the Coronavirus". Banyak orang mempertanyakan maksud kalimat itu.

Baca juga: Hukum Merayakan Ulang Tahun Menurut Syariat Islam

Omar lantas memberikan klarifikasi soal judul ceramahnya. Menurut Omar, ia hanya bertujuan mengingatkan para pengunjung masjid bahwa virus corona adalah sebuah peringatan dari Allah Subhanahu wata'ala. Dirinya sama sekali tidak bermaksud mensyukuri bahwa dunia kini dilanda wabah virus tersebut.

"Virus corona yang mewabah di dunia mengingatkan manusia bahwa ada sebuah kekuatan lain di luar kontrol manusia dan bahwa manusia akan selalu bergantung pada Allah. Lewat virus corona, Tuhan mengingatkan manusia bahwa mereka rapuh,” ucap Omar, dikutip dari laman VOA Indonesia, Minggu (21/6/2020).

Sementara itu, Aminah Rashad, warga Germantown, Maryland mengaku setuju dengan pandangan Imam Ricci. Menurut dia, dalam masa sulit seperti ini, mudah sekali manusia terjebak dalam histeria.

"Tapi jika Anda berhenti sejenak dan merenung, kita menjadi semakin percaya bahwa ada kekuatan lain, kekuatan Tuhan. Inilah saat di mana kita semakin mendekatkan diri kepada Tuhan," kata Rashad yang orangtuanya keturunan Iran.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sebagai juru bicara ICSC, salah satu masjid tertua dan terkemuka di AS, Ricci adalah salah satu dari banyak pemimpin keagamaan di berbagai penjuru dunia yang mencoba mengarahkan para pengikutnya untuk melalui masa pandemi virus corona yang tidak menentu ini, yang telah menewaskan ratusan ribu orang dan melumpuhkan ekonomi dunia.

Seperti banyak pemimpin keagamaan lain, Ricci sering dihadapkan pada pertanyaan: apakah virus corona dikirim Tuhan sebagai hukuman bagi manusia? Ia sendiri memiliki jawaban bahwa ini bukan hukuman dan malah mengajak muslim justru berusaha semakin mendekatkan diri pada Tuhan di masa sulit ini.

Dalam perspektif Ricci, virus corona tidak hanya ujian, melainkan juga faktor untuk meningkatan keimanan. “Masa sulit adalah masa di mana manusia mempraktikkan ajaran agamanya,” singkat Omar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya