Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengapa Islamophobia Juga Terjadi di Negara Mayoritas Muslim?

Saskia Rahma Nindita Putri , Jurnalis-Kamis, 25 Juni 2020 |15:31 WIB
Mengapa Islamophobia Juga Terjadi di Negara Mayoritas Muslim?
Ilustrasi (Foto: Reuters)
A
A
A

Belum lagi ditambah dengan adanya narasi konspirasi yang dijajakan dari sayap kanan, seperti 'Great Replacement', di mana umat muslim sedang dalam perjalanan untuk menggantikan non-muslim di Eropa. Gambaran konspirasi itu menyebar secara diam-diam dan ditujukan untuk memotivasi adanya serangan terror oleh pejuang supremasi kulit putih.

Dibuatnya laporan mengenai buruknya Islamophobia yang sudah mengakar itu bertujuan menyadarkan pemerintah nasional di Eropa bahwa perlu dilakukannya pendekatan yang lebih proaktif dan dukungan untuk pendidikan inklusif.

Tercatat, lebih dari 871 kejahatan rasial yang disasarkan terhadap muslim pada tahun 2019. 58 di antaranya menentang situs-situs keagamaan muslim, serta 46 lainnya adalah kekerasan fisik oleh penggiat anti-muslim kepada para umat Islam hingga mereka terluka parah.

Demikian pula di Prancis, tercatat ada 1.043 insiden Islamophobia yang meliputi serangan fisik, ujaran kebencian serta perusakan situs suci atau tempat ibadah muslim.

(Rizka Diputra)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement