Menag: Ibu Madrasah Pertama bagi Anak-anaknya

Senin 29 Juni 2020 22:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 29 614 2238498 menag-ibu-madrasah-pertama-bagi-anak-anaknya-rcnZxTN4wS.JPG Menteri Agama RI, Fachrul Razi (Foto: website Kemenag)

HARI ini 29 Juni diperingati sebagai Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2020. Seperti namanya, keluarga merupakan elemen paling penting dalam hidup kita. Islam pun mengajarkan agar kita selalu memelihara keluarga kita agar tidak terjerumus ke dalam lembah api neraka. Sebagaimana Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allâh terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan," (QS. At-Tahrim: 6).

Baca juga: Baru Menikah, Jangan Lupa Baca Doa Ini di Malam Pertama

Memaknai Harganas 2020, Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi mengatakan, keluarga berperan penting terhadap sumber kekuatan dalam membangun bangsa dan negara.

“Masyhur bahwa ibu adalah 'madrasah' pertama bagi anak-anaknya. Karenanya, keluarga adalah tempat pendidikan utama bagi generasi bangsa,” kata dia, dikutip dari website Kemenag.go.id, Senin (29/6/2020).

Menurutnya, generasi bangsa yang hebat tidak bisa dilepaskan dari proses pendidikan keluarga. Pendidikan tersebut tidak semata tentang pengajaran ilmu pengetahuan dan pengayaan wawasan. Lebih dari itu, pendidikan akhlak, budi pekerti, dan karakter yang ditanamkan keluarga menjadi modal penting generasi bangsa menatap masa depan.

“Keluarga adalah sumber keteladanan bagi anak-anak bangsa,” tuturnya.

Dia berharap, pendidikan jarak jauh selama pandemi Covid-19 bisa menjadi momentum mengembalikan fungsi keluarga sebagai tempat pendidikan karakter bagi anak-anak. Sinergi lembaga pendidikan formal dan keluarga sangat dibutuhkan, tidak hanya dalam meningkatkan wawasan intelektual, tapi juga membentuk akhlak dan karakter anak.

“Mari optimalkan keluarga dalam fungsi pendidikan agama, menyemai cinta kasih, memberikan perlindungan, ruang sosiaslisasi dan pembinaan lingkungan. Dari keluarga yang keren, akan lahir generasi bangsa yang tangguh dan kompetitif,” tutupnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini