Darah Haid Terputus-putus, Bolehkan Langsung Mandi Junub?

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 14 Juli 2020 20:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 14 614 2246395 darah-haid-terputus-putus-bolehkan-langsung-mandi-junub-lqHUXUH8vc.jpg ilustrasi (stutterstock)

SIKLUS datang bulan atau haid setiap perempuan berbeda-beda. Ada yang sesuai dengan hitungan kedatangannya (haid), ada juga yang tidak menentu. Biasanya hal ini dikarenakan beberapa faktor, mulai dari masalah kesehatan hingga hormon.

Kemudian tidak sedikit perempuan yang bingung saat haidnya terputus-putus dan ketika ingin mandi junub, ia malah ragu. Lalu bagaimana solusinya?

Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin menuturkan, jika ingin bersuci karena darah keluar haid secara terputus-putus atau tidak lancar setelah masa 15 hari, maka kembali kepada masing-masing perempuan atau tergantung kepada keyakinannya.

 Baca juga: Lagi Galau, Yuk Baca 5 Ayat Alquran Ini Biar Hati Tenang

"Diserahkan kepada keyakinan masing-masing. Jadi boleh langsung bersuci, atau menundanya sampai benar-benar yakin darah haid sudah bersih," katanya saat dihubungi Okezone beberapa waktu lalu.

Ia melanjutkan, apabila darah keluar masanya kurang dari 24 jam, maka itu bukanlah darah haid.

Seperti dijelaskan dalam kitab Minhaju al-Qawim: 29 dan Abyanal Hawaij: 11/268 disebutkan bahwa, darah yang keluar jumlahnya tidak cukup dari 24 jam, maka itu bukanlah darah haid, melainkan bil ittishal.

"Yang dimaksud dengan bil ittishal atau terus menerus, yaitu seumpamanya kapuk kapas dimasukkan ke dalam kemaluan wanita, masih adanya darah, maka masih dihukumi mengeluarkan darah (haid). Sekalipun darah tidak sampai ke luar ke tempat yang wajib dibasuh ketika istinja (bersuci)," tutur Ustadz Ainul.

 

Umumnya masa haid perempuan yaitu 6 sampai 8 hari dan maksimal adalah 15 hari, jika lebih dari itu bisa jadi darah yang keluar merupakan darah penyakit atau disebut istikhadah.

Hal serupa dinyatakan oleh Imam Syafii, apabila perempuan mengeluarkan darah haid selama 15 hari 15 malam, maka itu memang darah haid. Namun, apabila keluarnya lebih dari hari yang telah ditentukan, maka disebut istikhadah dan bisa dipakai sholat.

"Istikhadah bisa juga disebut darah penyakit, dan bisa jadi akibat dari faktor kesehatan," pungkasnya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya