Share

Rentetan Sejarah Pembatalan Haji, dari Perang hingga Serangan Wabah

Rifky Maulana Husain, Jurnalis · Sabtu 18 Juli 2020 09:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 18 614 2248333 rentetan-sejarah-pembatalan-haji-dari-perang-hingga-serangan-wabah-pTT2mkx17P.jpg Masjidil Haram saat lockdown (Foto Saudigazette)

PANDEMI Covid-19 membuat sejumlah negara membatalkan mengirimkam jamaah ke Tanah Suci untuk ibadah haji 2020. Pemerintah Arab Saudi juga membuka terbatas penyelenggaraan haji tahun ini, di mana jamaahnya dibatasi hanya untuk orang-orang yang ada di negara itu.

 Baca juga: Ini Alasan Arab Saudi Selenggarakan Haji 2020 secara Terbatas

Sejarah mencatat, pelaksanaan ibadah haji sudah beberapa kali dibatalkan dengan alasan keamanan dan keselamatan.

Melansir dari muslimvibe.com, berikut merupakan kasus pembatalan haji di dalam sejarah:

1. Pembantaian Tahun 865

Penyerangan di Gunung Arafat, Makkah pada tahun 865 dilancarakan oleh pasukan Ismail bin Yousef yang sedang konflik dengan Kekhalifahan Abbasiyah. Terjadi pertumpahan darah hingga memaksa ibadah haji ditangguhkan sementara.

2. Serangan Makkah tahun 930

Konflik tersebut terjadi karena pemimpin sekte Qarmatians yang berbasis di Bahrain modern melancarkan serangan ke Makkah.

Serangan yang dimulai pada 930 Masehi membuat haji dibatalkan selama satu dekade penuh. Sejarah menyebutkan lebih dari 30.000 peziarah tewas selama serangan itu.

3. Perselisihan politik 983

Pembatalan haji tersebut merupakan kasus dari perselisihan politik yang terjadi antara kekuasaan yang berkuasa dari Kekhalifahan Abbasiyah di Irak dan Suriah dan Kekhalifahan Fatimiyah di Mesir pada tahun 983.

Imbas dari perselisihan tersebut yaitu haji ditangguhkan hingga delapan tahun. Haji baru digelar lagi pada tahun 991.

4. Wabah tahun 1831

Terjadi wabah penyakit pada tahun 1831. Wabah tersebut diduga dibawa oleh peziarah dari India ke Makkah, tercatat sekitar 75% jamaah haji dilaporkan meninggal dunia saat itu.

Haji di batalkan supaya wabah tidak lagi menyebar dan dapat mengurangi angka kematian pada masanya.

5. Wabah Kolera 1846 dan 1858

Wabah kolera tahun 1846 yang menyebar di Makkah menewaskan lebih dari 15.000 muslim, dengan infeksi dan penyebaran kolera yang mengganggu warganya hingga tahun 1850. Saat itu haji dibatalkan.

Lalu pada tahun 1858 wabah tersebut muncul kembali dan membuat ibadah haji ditangguhkan kembali.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini