Sholat Jumat Perdana di Hagia Sophia Terbuka untuk Muslim dan Muslimah

Jum'at 24 Juli 2020 19:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 614 2251654 shalat-jumat-perdana-di-hagia-sophia-terbuka-untuk-muslim-dan-muslimah-9sEXfMFfFs.jpg Hagia Sophia. (Foto: Unsplash)

HAGIA Sophia hari ini menggelar Sholat Jumat perdana setelah resmi kembali difungsikan menjadi masjid. Pintu masuk ke area Hagia Sophia pun dibuka mulai pukul 10.00 TRT (waktu Turki) atau sekira pukul 14.00 WIB. Sholat Jumat digelar pukul 13.00 TRT.

Sholat Jumat perdana di Hagia Sophia dilaksanakan terbuka untuk Muslim dan Muslimah. Ini sebagaimana tradisi yang dianut masyarakat Turki, Sholat Jumat terbuka untuk laki-laki dan perempuan.

Baca juga: Sholat Jumat di Hagia Sophia Membeludak, Jamaah Antre Sejak Subuh 

Pelaksanaan Sholat Jumat perdana di Hagia Sophia ini berlangsung setelah 86 tahun. Ibadah wajib tersebut mengundang banyak umat Islam di sana.

Guna mengatur jamaah yang membeludak, Gubernur Istanbul Yerlikaya mengatur pembagian tempat Sholat Jumat. Sebab sedang berada di kondisi pandemi virus corona (covid-19), tempat sholat akan difokuskan pada ruang terbuka di luar masjid.

Terdapat lima ruang terbuka untuk pelaksanaan Sholat Jumat. Dua ruang untuk wanita dan tiga untuk pria.

"Karena epidemi, lima ruang terbuka yang berbeda, dua untuk wanita dan tiga untuk pria, ditetapkan sebagai tempat sholat untuk para tamu kami di dan sekitar Masjid Hagia Sophia," kata Yerliyaka, sebagaimana dikutip dari Sindonews, Jumat (24/7/2020).

Hagia Sophia. (Foto: Istimewa)

Tempat laki-laki terkonsentrasi di Lapangan Ayasofya, Lapangan Sultanahmet, dan Jalan Yerebatan. Sementara perempuan ditempatkan di Sultanahmet Turbesi dan Lapangan Parkir Mehmet Akif.

Sedangkan ruang dalam Hagia Sophia yang sudah digelar karpet masjid akan difokuskan untuk 500 undangan dari Badan Urusan Agama (Diyanet) Turki.

Para jamaah wajib mengenakan masker dan membawa sajadah sendiri. "Kami meminta kepada seluruh warga untuk membawa empat hal ketika datang ke Hagia Sophia yaitu masker, sajadah, kesabaran, dan pengertian," tegas Yerliyaka.

Seperti diberitakan, Pemerintah Turki mengundang sejumlah pemimpin dari berbagai negara untuk hadir dalam Sholat Jumat perdana di Hagia Sophia.

Kepala Direktorat Agama Turki Ali Erba menjadi imam Sholat Jumat perdana di Hagia Sophia. Sholat Jumat digelar dengan protokol kesehatan ketat untuk mencegah persebaran virus corona (covid-19).

Para jamaah diwajibkan memakai masker, hand sanitizer, serta sajadah dibagikan kepada seluruh jamaah saat tiba untuk Sholat Jumat di Hagia Sophia.

Baca juga: Turki Tunjuk 3 Imam dan 5 Muadzin Bertugas di Hagia Sophia 

Seperti dilaporkan Hurriyet Daily News, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan hadir dalam Sholat Jumat perdana bersama pemimpin Partai Gerakan Nasionalis (MHP) Devlet Bahceli, wakil, anggota Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa, serta para menteri.

Pemimpin negara lain yang hadir untuk Sholat Jumat di Hagia Sophia di antaranya Presiden Azerbaijan dan Qatar.

Erdogan berkunjung ke Hagia Sofia pada 19 Juli 2020, sebelum sholat pertama kembali digelar di sana. Ia juga mengawasi langsung proses perubahan status bangunan Hagia Sophia dari museum menjadi masjid.

Selama sholat berlangsung, mosaik dan lukisan di Hagia Sophia ditutupi tirai. Mekanisme tirai yang dipasang di sana serupa dengan yang digunakan dalam industri perfilman.

"Tidak ada satu pun paku yang digunakan saat memasang sistem tersebut," jelas pihak pengelola gedung.

Baca juga: Mengenal Ferruh Mustuer, Imam Sholat Jumat Perdana di Hagia Sophia 

Hagia Sophia. (Foto: Istimewa)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini