Cucu Jokowi Lahir Langsung Dapat ASI, Ini Kelebihannya Menurut Alquran dan Sains

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2020 14:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 614 2257364 cucu-jokowi-lahir-langsung-dapat-asi-ini-kelebihannya-menurut-alquran-dan-sains-xXEcoGMU4m.jpg Ilustrasi ibu dan bayinya. (Foto: Freepik)

KAHIYANG Ayu, putri Presiden Joko Widodo, mendapat apresiasi dan acungan jempol karena langsung memberikan air susu ibu (ASI) kepada bayinya yang baru saja dilahirkan. Cucu keempat Jokowi itu berjenis kelamin laki-laki, lahir pukul 20.21 WIB dengan berat badan 3,4 kilogram dan tinggi 49,5 sentimeter.

"Kita beri jempol kepada Mbak Kahiyang. Saya tahu persis anak pertama full ASI, bahkan sampai saat ini, sejak detik pertama dilahirkan, bayi ini dapat ASI," kata Dr dr Rinawati Rohsiswatmo SpA(K) yang menangani proses kelahiran, seperti dikutip dari konferensi pers di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (5/8/2020).

Baca juga: Alhamdulillah Telah Lahir Cucu Keempat Jokowi, Yuk Bacakan Doa Ini 

Ilustrasi bayi. (Foto: Freepik)

Pemberian ASI kepada anak yang baru lahir sangatlah penting, sebab di dalamnya terdapat nutrisi yang baik dan dapat mendukung tumbuh kembang bayi. Kemudian membentuk imunitas tubuh bayi agar tidak mudah terserang penyakit.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surah Al Balad Ayat 4–10:

لَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ فِى كَبَدٍ

laqad khalaqnal-insāna fī kabad

"Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah."

أَيَحْسَبُ أَن لَّن يَقْدِرَ عَلَيْهِ أَحَدٌ

a yaḥsabu al lay yaqdira ‘alaihi aḥad

"Apakah manusia itu menyangka bahwa sekali-kali tiada seorang pun yang berkuasa atasnya?"

يَقُولُ أَهْلَكْتُ مَالًا لُّبَدًا

yaqụlu ahlaktu mālal lubadā

"Dan mengatakan: 'Aku telah menghabiskan harta yang banyak."

أَيَحْسَبُ أَن لَّمْ يَرَهُۥٓ أَحَدٌ

a yaḥsabu al lam yarahū aḥad

"Apakah dia menyangka bahwa tiada seorang pun yang melihatnya?"

أَلَمْ نَجْعَل لَّهُۥ عَيْنَيْنِ

a lam naj’al lahụ ‘ainaīn

"Bukankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata."

وَلِسَانًا وَشَفَتَيْنِ

wa lisānaw wa syafataīn

"Lidah dan dua buah bibir."

وَهَدَيْنَٰهُ ٱلنَّجْدَيْنِ

wa hadaināhun-najdaīn

"Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan."

Baca juga: 6 Fakta Kelahiran Cucu Keempat Jokowi yang Perlu Kamu Tahu 

Ilustrasi bayi. (Foto: Freepik)

Dikutip dari buku pintar 'Sains dalam Alquran Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah' yang ditulis Dr Nadiah Thayyarah, menurut Ibnu Abbas makna kata najdain dalam ayat di atas adalah dua payudara.

Berbagai studi menyimpulkan bahwa ASI dapat meningkatkan kecerdasan anak. Anak-anak yang di masa kecilnya mendapat ASI yang cukup lebih cerdas ketimbang anak yang tidak mendapatkannya.

Kehangatan dan kasih sayang yang didapat bayi dari ibunya dalam menyusu dapat menanamkan rasa kasih sayang yang kelak tecermin dalam hubungannya dengan lingkungan sekitarnya.

Allah Subahanahu wa ta’ala berfirman:

وَٱلْوَٰلِدَٰتُ يُرْضِعْنَ أَوْلَٰدَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ ۖ لِمَنْ أَرَادَ أَن يُتِمَّ ٱلرَّضَاعَةَ ۚ وَعَلَى ٱلْمَوْلُودِ لَهُۥ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِٱلْمَعْرُوفِ ۚ لَا تُكَلَّفُ نَفْسٌ إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَا تُضَآرَّ وَٰلِدَةٌۢ بِوَلَدِهَا وَلَا مَوْلُودٌ لَّهُۥ بِوَلَدِهِۦ ۚ وَعَلَى ٱلْوَارِثِ مِثْلُ ذَٰلِكَ ۗ فَإِنْ أَرَادَا فِصَالًا عَن تَرَاضٍ مِّنْهُمَا وَتَشَاوُرٍ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَا ۗ وَإِنْ أَرَدتُّمْ أَن تَسْتَرْضِعُوٓا۟ أَوْلَٰدَكُمْ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ إِذَا سَلَّمْتُم مَّآ ءَاتَيْتُم بِٱلْمَعْرُوفِ ۗ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

Wal-wālidātu yurḍi'na aulādahunna ḥaulaini kāmilaini liman arāda ay yutimmar-raḍā'ah, wa 'alal-maulụdi lahụ rizquhunna wa kiswatuhunna bil-ma'rụf, lā tukallafu nafsun illā wus'ahā, lā tuḍārra wālidatum biwaladihā wa lā maulụdul lahụ biwaladihī wa 'alal-wāriṡi miṡlu żālik, fa in arādā fiṣālan 'an tarāḍim min-humā wa tasyāwurin fa lā junāḥa 'alaihimā, wa in arattum an tastarḍi'ū aulādakum fa lā junāḥa 'alaikum iżā sallamtum mā ātaitum bil-ma'rụf, wattaqullāha wa'lamū annallāha bimā ta'malụna baṣīr

"Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma'ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan waris pun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan." (QS Al Baqarah: 233)

Baca juga: Lupakan Kenangan Kelam, Segera Bertobat Tatap Masa Depan 

Masa menyusui, sebagaimana yang ditentukan para ulama, paling singkat adalah enam bulan dan paling sempurna adalah dua tahun.

Di antara faedah menyusui dengan ASI bagi ibu adalah dapat meminimalisasi potensi terkena kanker payudara. Memang penyebabnya sampai sekarang belum diketahui. Namun, para ahli mendapati bahwa semakin perempuan banyak menyusui, ia akan semakin terhindar dari kanker payudara.

Lebih lanjut banyak yang sudah membuktikan bahwa dengan menyusui bayi rahim ibu akan cepat kembali ke bentuk semula. Hal ini karena isapan pada payudara dapat mendorong sekresi hormon kelenjar pituitari yang bernama oksitosin, di mana perannya adalah memperkecil rahim dan mengembalikannya kepada keadaannya semula seperti sebelum hamil.

Selain itu, hubungan kejiwaan dan emosional yang terjadi antara ibu dan anak saat menyusui. Ini adalah faktor terpenting dalam memberikan stabilitas psikologis anak. Kemudian menyusui dengan ASI dianggap sebagai cara ideal untuk mengatur kehamilan.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Jangan Sesali Ujian Kehidupan, Ini Lho yang Mesti Dilakukan 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini