MUI: Protokol Kesehatan Sudah Lama Diajarkan dalam Islam

Jum'at 07 Agustus 2020 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 614 2258398 mui-protokol-kesehatan-sudah-lama-diajarkan-dalam-islam-j3BnPYthWn.jpg Cuci tangan mencegah persebaran virus corona (covid-19). (Foto: Heru Haryono/Okezone)

VIRUS corona atau covid-19 masih mewabah di sejumlah daerah di Indonesia. Pencegahan pun terus dilakukan, salah satunya penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Namun ternyata hal ini telah lama diajarkan agama Islam. Menjaga kebersihan diri sudah diterapkan Muslimin sejak masa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.

Baca juga: Syekh Sudais: Arab Saudi Selalu Mendukung Negara Muslim yang Dilanda Krisis 

Di antaranya adalah rajin mencuci tangan yang kini menjadi bagian dari protokol kesehatan pencegahan covid-19. Sebab, menjaga kebersihan adalah sebagian dari iman, seperti diajarkan kepada santri di pondok pesantren.

Terungkap juga bahwa ajaran Islam untuk selalu berwudu selaras dengan imbauan pemerintah mencuci tangan.

Ketua MUI DKI Jakarta KH Munahar Muchtar (dua dari kanan) berkunjung ke Ponpes Budi Utomo Solo. (Foto: Ichsan Kholif Rahman/Solopos)

"Islam sudah mengajarkan semua dengan menjalankan ajaran Islam selalu menjaga kesehatan dan imunitas itu selesai. Kebersihan sebagian dari iman itu tidak hanya fisik, tetapi hati juga," jelas Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta KH Munahar Muchtar saat berkunjung ke Pondok Pesantren Budi Utomo Solo, Kamis 6 Agustus 2020, dikutip dari Solopos.

Ia mengatakan, kunjungan ke pondok pesantren sebagai sarana silaturahmi antarormas di seluruh Indonesia. KH Munahar mencontohkan hal-hal positif di setiap ormas bisa diterapkan untuk membangun Indonesia ke depannya.

Baca juga: Sahkah Sholat jika Aurat Terlihat Orang Tanpa Disadari? 

Dia menambahkan, harapan bangsa Indonesia ke depan berasal dari santri-santri pondok pesantren.

"MUI harus bersahabat dengan seluruh ormas di Indonesia. Memang saya sampaikan juga untuk menerapkan protokol kesehatan di lingkungan pesantren," imbuh dia.

Sementara Wakil Pembina Ponpes Budi Utomo Solo Muhammad Taufiq mengatakan pihaknya menerapkan program Jogo Santri sesuai arahan Wakil Gubernur Jawa Tengah Gus Yasin untuk mencegah covid-19.

Ia menerangkan, Ponpes Budi Utomo sudah menyiapkan ruang karantina dan fasilitas protokol kesehatan dengan lengkap. Taufiq mengatakan, saat ini para santri sudah mulai berdatangan kembali ke ponpes.

Baca juga: Alquran Menyebut Kata 'Biji-bijian' 12 Kali, Sains pun Membuktikannya 

"Kalau dipulangkan tidak, tetapi kalau santri izin pulang diperbolehkan. Saat ini sudah 60-an santri kembali ke pondok pesantren dari total santri sebanyak 493. Begitu santri kembali ke pondok langsung dikarantina," ungkapnya.

Taufiq menegaskan bahwa kegiatan belajar-mengajar (KBM) di ponpes sudah dimulai sesuai arahan pemerintah. Namun, santri yang masih berada di daerah mengikuti pelajaran melalui daring.

Baca juga: Api Muncul di Dasar Lautan, Fenomena Tertulis dalam Alquran dan Terbukti Adanya 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini