Ustadz Khalid Basalamah Doakan Umi dan Saudaranya Segera Sembuh dari Covid-19

Hantoro, Jurnalis · Minggu 09 Agustus 2020 10:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 09 614 2259264 ustadz-khalid-basalamah-doakan-umi-dan-saudaranya-segera-sembuh-dari-covid-19-zCFVQOb9EZ.jpg Ustadz Khalid Basalamah. (Foto: Istimewa/Youtube Khalid Basalamah Official)

USTADZ Zeed Abdullah Basalamah, ayah Ustadz Khalid Basalamah, meninggal dunia pada Jumat 7 Agustus 2020, sekira pukul 23.30 Wita. Beliau wafat karena terpapar virus corona (covid-19). Ustadz Zeed Basalamah rahimahullah meninggal dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Selain ayahanda Ustadz Zeed Abdullah Basalamah, ibunda dan saudara kerabat Ustadz Khalid Basalamah juga terpapar virus corona (covid-19). Mereka saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit.

Baca juga: Ayah Ustadz Khalid Basalamah Meninggal Usai Terpapar Covid-19 

"Umi, semoga Allah Subhanahu wa ta'ala sembuhkan Beliau. Semoga juga Allah Subhanahu wa ta’ala sembuhkan Adinda Aminah, Adinda Abu, Awim, ini yang semua lagi positif (covid-19, red) semoga Allah Subhanahu wa ta'ala sembuhkan kalian tanpa bekas, insya Allah. Dan doa kami selalu bersama kalian semua," ungkap Ustadz Khalid Basalamah dalam video yang beredar di media sosial, seperti dikutip Okezone, Minggu (9/8/2020).

Ustadz Zeed Abdullah Basalamah, ayah Ustadz Khalid Basalamah, meninggal dunia. (Foto: Istimewa/Twitter)

Ustadz Khalid Basalamah mengatakan ujian dari Allah Subhanahu wa ta'ala berupa ayahanda meninggal dunia akibat wabah covid-19 ini dapat membuat keluarga menjadi lebih erat. Antar-anggota keluarga pun jadi saling menyayangi.

"Justru lebih erat lagi setelah meninggalnya Abah ini secara kekeluargaan. Adik-kakak menyayangi, dan kita menjaga ibu kita sama-sama," jelas Ustadz Khalid Basalamah.

Baca juga: Ayah Ustadz Khalid Basalamah Meninggal Kena Covid-19, Teuku Wisnu Mohon Doa Netizen 

Ustadz Khalid Basalamah yang tampak mengenakan masker dan face shield saat berbicara di depan kamera mengingatkan bahwa musibah yang dialaminya dan keluarga merupakan takdir Allah Subhanahu wa ta’ala.

"Bagi orang beriman, rukun iman kelima itu beriman tentang hari kiamat, dan ini satu paket dengan kematian, alam barzah, ada surga dan neraka," ucapnya.

"Yang penting kita yakini sebagai orang beriman ini adalah putusan Allah, dan tugas kita adalah menerima sebagaimana kita menerima nikmat Allah yang berlimpah dengan bersyukur. Kita juga menerima cobaan Allah dengan bersabar. Ini harus berimbang satu sama lain," lanjutnya.

Ustadz Khalid Basalamah pun menegaskan keluarganya tidak membuka untuk takziah atas meninggalnya sang ayah karena terpapar virus corona (covid-19).

"Perlu digarisbawahi, kita tidak membuka rumah kita untuk takziah, karena memang itu protokolnya. Kita tidak mau ini malah tersebar ke mana-mana sehingga terisolasilah rumah," pungkasnya.

Baca juga: Doa Mengalir atas Wafatnya Ayah Ustadz Khalid Basalamah karena Covid-19 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini