Ini Ayat Alquran Terkait Awan seperti Fenomena Awan Tsunami di Meulaboh Aceh

Hantoro, Jurnalis · Selasa 11 Agustus 2020 10:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 11 614 2260234 ini-ayat-alquran-terkait-awan-seperti-fenomena-awan-tsunami-di-meulaboh-aceh-ojccVnijEz.jpg Awan tsunami di Meulaboh, Aceh. (Foto: Istimewa)

FENOMENA alam berupa awan hitam mirip gulungan ombak tsunami terjadi di sekitar Meulaboh, Aceh Barat, Nagan Raya, hingga Aceh Barat Daya. Peristiwa itu berlangsung pada Senin 10 Agustus 2020 pagi kemarin. Warga di wilayah-wilayah Aceh tersebut pun menjadi heboh dan bertanya-tanya makna di balik fenomena alam awan tsunami ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberi penjelasan terkait awan tsunami di Meulaboh, Aceh, ini. Diungkapkan bahwa secara ilmiah awan sejenis itu disebut awan arcus.

"Awan yang berbentuk seperti ombak yang menggulung namanya awan arcus atau disebut juga awan tsunami," beber Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Blang Bintang Aceh Besar Zakaria Ahmad.

Baca juga: Kota Meulaboh Aceh Dihebohkan Penampakan Awan Tsunami 

Fenomena alam berupa awan sampai proses timbulnya hujan ternyata dijelaskan dalam kitab suci Alquran, jauh sebelum ada teknologi seperti saat ini. Awan sendiri banyak disebut dalam Alquran.

Ayat-ayat Alquran yang menyebutkan memberi penjelasan bahwa Allah Subhanahu wa ta'ala berkuasa atas segala alam semesta, termasuk awan. Mudah bagi Allah Ta'ala menggerakkan atau membuat hal-hal yang tidak dapat dilakukan manusia, contohnya fenomena alam awan tsunami di Meulaboh, Aceh.

Awan tsunami di Meulaboh, Aceh. (Foto: Istimewa)

Berikut ini lima ayat dalam kitab suci Alquran yang memberi penjelasan terkait awan di langit bumi.

1. Surah Faathir Ayat 9

وَاللَّهُ الَّذِي أَرْسَلَ الرِّيَاحَ فَتُثِيرُ سَحَابًا فَسُقْنَاهُ إِلَىٰ بَلَدٍ مَيِّتٍ فَأَحْيَيْنَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۚ كَذَٰلِكَ النُّشُورُ

"Dan Allah, Dialah yang mengirimkan angin; lalu angin itu menggerakkan awan, maka Kami halau awan itu ke suatu negeri yang mati lalu Kami hidupkan bumi setelah matinya dengan hujan itu. Demikianlah kebangkitan itu." (QS Faathir (35): 9)

2. Surah Al Baqarah Ayat 164

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَالْفُلْكِ الَّتِي تَجْرِي فِي الْبَحْرِ بِمَا يَنْفَعُ النَّاسَ وَمَا أَنْزَلَ اللَّهُ مِنَ السَّمَاءِ مِنْ مَاءٍ فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَثَّ فِيهَا مِنْ كُلِّ دَابَّةٍ وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ وَالسَّحَابِ الْمُسَخَّرِ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan." (QS Al Baqarah (2): 164)

Baca juga: Heboh Awan Tsunami di Langit Aceh, Ini Penjelasan Awan dalam Alquran 

3. Surah Al Baqarah Ayat 210

هَلْ يَنْظُرُونَ إِلَّا أَنْ يَأْتِيَهُمُ اللَّهُ فِي ظُلَلٍ مِنَ الْغَمَامِ وَالْمَلَائِكَةُ وَقُضِيَ الْأَمْرُ ۚ وَإِلَى اللَّهِ تُرْجَعُ الْأُمُورُ

"Tiada yang mereka nanti-nantikan melainkan datangnya Allah dan malaikat (pada hari kiamat) dalam naungan awan, dan diputuskanlah perkaranya. Dan hanya kepada Allah dikembalikan segala urusan." (QS Al Baqarah (2): 210)

4. Surah An Nur Ayat 40

أَوْ كَظُلُمَاتٍ فِي بَحْرٍ لُجِّيٍّ يَغْشَاهُ مَوْجٌ مِنْ فَوْقِهِ مَوْجٌ مِنْ فَوْقِهِ سَحَابٌ ۚ ظُلُمَاتٌ بَعْضُهَا فَوْقَ بَعْضٍ إِذَا أَخْرَجَ يَدَهُ لَمْ يَكَدْ يَرَاهَا ۗ وَمَنْ لَمْ يَجْعَلِ اللَّهُ لَهُ نُورًا فَمَا لَهُ مِنْ نُورٍ

"Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barang siapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikit pun." (QS An Nur (24): 40)

Baca juga: Kisah Bripka Julianto Pane, Polisi Pendiri Sekaligus Pemimpin Pesantren 

Awan tsunami di Meulaboh, Aceh. (Foto: Istimewa)

5. Surah An Nur Ayat 43

أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يُزْجِي سَحَابًا ثُمَّ يُؤَلِّفُ بَيْنَهُ ثُمَّ يَجْعَلُهُ رُكَامًا فَتَرَى الْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلَالِهِ وَيُنَزِّلُ مِنَ السَّمَاءِ مِنْ جِبَالٍ فِيهَا مِنْ بَرَدٍ فَيُصِيبُ بِهِ مَنْ يَشَاءُ وَيَصْرِفُهُ عَنْ مَنْ يَشَاءُ ۖ يَكَادُ سَنَا بَرْقِهِ يَذْهَبُ بِالْأَبْصَارِ

"Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarakkan awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan." (QS An Nur (24): 43)

Baca juga: Sains dalam Alquran, Awan yang Menimbulkan Hujan 

Semoga dengan munculnya fenomena alam awan tsunami ini menjadikan setiap manusia lebih dekat kepada Allah Subhanahu wa ta'ala, dan tentunya ada banyak hikmah di balik peristiwa ini. Amin.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini