Erupsi Gunung Sinabung Sudah Tertulis di Lauhul Mahfuzh, Ini Penjelasannya

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 12 Agustus 2020 11:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 12 614 2260859 erupsi-gunung-sinabung-sudah-tertulis-di-lauhul-mahfuzh-ini-penjelasannya-KfMXbyMLUL.JPG Abu vulkanik muntahan erupsi Gunung Sinabung, di Kabupaten Karo, Sumut (Foto: BNPB)

BENCANA alam yang berasal dari gunung berapi di Indonesia memang tak dipungkiri, sewaktu-waktu akan memuntahkan asap dan laharnya. Misalnya yang saat ini sedang terjadi, yaitu Gunung Sinabung di Karo, Sumatera Utara (Sumut).

Gunung Sinabung erupsi sejak Senin, 10 Agustus 2020 lalu. Ketua Program Pendidikan Manhaj Istinbath Fatwa Lembaga Dakwah Thariqah Qadiriyah Naqsyabandiyah (LDTQN) Ponpes Suryalaya Jakarta, Ustadz Rakhmad Zailani Kiki mengatakan, benacana sebenarnya dapat dihindari dengan cara ikhtiar.

"Dalam teologi Ahlussunnah wal Jama'ah, yang merupakan gabungan dari paham Asy'ariah dan Maturidiyah, bahwa bencana alam yang terjadi sebenarnya dapat dihindari oleh para korban jika jauh-jauh hari melakukan ikhtiar, usaha untuk mencegahnya dan menanggulanginya," katanya saat dihubungi Okezone, Rabu (12/8/2020).

Lebih lanjut, kata Ustadz Rakhmad, segala sesuatu yang terjadi termasuk erupsinya Gunung Sinabung telah tertulis sebelum bumi dan alam semesta ini diciptakan.

Baca juga: Musibah seperti Erupsi Gunung Sinabung Bisa Jadi Pelebur Dosa, Ini Penjelasannya

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِّن قَبْلِ أَن نَّبْرَأَهَا إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

لِكَيْلَا تَأْسَوْا عَلَى مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا بِمَا آتَاكُمْ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ

الَّذِينَ يَبْخَلُونَ وَيَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبُخْلِ وَمَن يَتَوَلَّ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ

Artinya: "Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri, (yaitu) orang-orang yang kikir dan menyuruh manusia berbuat kikir. Dan barangsiapa yang berpaling (dari perintah-perintah Allah) maka sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji," (QS. Al-Hadiid: 22-24).


"Yang buruk untuknya kepada takdir Allah Subhanahu wa Ta'ala, dan yang baik untuknya," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin menuturan, bencana alam seperti erupsinya Gunung Sinabung di Sumut adalah teguran, atau ujian dari Allah.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

“Semua bencana yang terjadi termasuk gunung meletus adalah ujian, sekaligus teguran dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” terangnya kepada Okezone belum lama ini.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَجَعَلْنَا فِى ٱلْأَرْضِ رَوَٰسِىَ أَن تَمِيدَ بِهِمْ وَجَعَلْنَا فِيهَا فِجَاجًا سُبُلًا لَّعَلَّهُمْ يَهْتَدُونَ

(Wa ja'alnā fil-arḍi rawāsiya an tamīda bihim wa ja'alnā fīhā fijājan subulal la'allahum yahtadụn).

Artinya: "Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk," (QS. Al-Anbiya: 31).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya